Kepolisian Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat menurunkan 30 orang personel untuk menangani longsor di Polongan Anam, Jorong Patomuan, Nagari Talu, Kecamatan Talamau. Mereka bergabung dengan tim lainnya untuk mempercepat akses lalu lintas. Tujuan dari penurunan personel ini adalah untuk melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi longsor, guna menciptakan situasi kamtibmas dan kelancaran lalu lintas yang aman dan kondusif. Selain itu, bersama dengan instansi terkait dan masyarakat setempat, mereka sedang berupaya untuk membersihkan material tanah longsor agar bisa dilalui masyarakat, terutama kendaraan roda dua.
Kepala Polres Pasaman Barat, AKBP Agung Basuki, mengimbau kepada seluruh masyarakat yang melewati jalur Talu menuju Simpang Empat atau sebaliknya untuk selalu waspada dan berhati-hati, terutama saat ini karena daerah ini sangat rawan terjadi longsor. Hingga Kamis malam, jalur longsor sudah bisa dilalui oleh kendaraan roda dua, namun kendaraan roda empat masih belum bisa melintas.
Camat Talamau, Andre Affandi, mengatakan bahwa tim gabungan masih terus berupaya membersihkan material longsor yang tingginya mencapai empat meter. Akibat longsor ini, arus lalu lintas yang melintasi arah ke Panti Kebupaten Pasaman-Talu-Simpang Empat terputus total. Saat ini, terjadi antrean kendaraan kedua arah di jalan yang longsor karena material longsor menutupi badan jalan dan cukup tinggi. Selain itu, material longsor juga menimpa kabel listrik, menyebabkan padamnya arus listrik arah ke Talu Kecamatan Talamau.
Pihak kepolisian telah menghubungi PLN Pasaman Barat untuk perbaikan jaringan instalasi listrik yang terputus. Tidak ada korban jiwa dan kerugian materil dalam kejadian ini, namun saat ini aliran listrik padam dan jaringan telekomunikasi agak terganggu.
Sumber: ANTARA News

