CEO Apple Tim Cook baru-baru ini melakukan kunjungan ke China setelah laporan bahwa iPhone 15 tidak laku di negara tersebut. Salah satu tempat yang dikunjungi Cook adalah sebuah toko Apple di Chengdu, China, di mana para gamer berkumpul untuk turnamen game Honor of Kings yang dikembangkan oleh Timi Studio, yang dimiliki oleh Tencent.
Cook juga mengunggah video dirinya dalam acara tersebut, di mana dia menyemangati para gamer yang mengikuti turnamen. Namun, penjualan iPhone 15 di China mengalami penurunan dalam 17 hari pertamanya, menurut laporan Counterpoint Research. Penurunan ini terjadi saat Huawei juga berusaha memperkuat posisinya di pasar smartphone dengan merilis Huawei 60 Pro yang didukung oleh semikonduktor kelas atas dengan dukungan 5G.
Sebelumnya, Huawei merupakan pesaing utama Apple di China, namun dengan diluncurkannya Huawei 60 Pro, Huawei kembali menyalip Apple. Jefferies melaporkan bahwa Huawei sekarang menjadi produsen ponsel nomor satu di China. Hal ini menjadi awal yang sulit bagi Apple dan beberapa faktor di balik penurunan penjualan iPhone 15.
Selain itu, ada kabar di China bahwa iPhone dilarang digunakan oleh PNS Negeri Tiongkok. Beberapa PNS pemerintah pusat diinstruksikan untuk tidak menggunakan perangkat buatan Apple di kantor pemerintahan. Namun, Cook mengatakan bahwa Apple percaya pada prospek pasar China dan siap untuk memperkuat kerja sama dengan China.
Apple juga sedang mempertimbangkan untuk meningkatkan investasinya di China. Bidang bisnis yang menjadi sasaran Apple di China adalah industri manufaktur produk high-end dan ekonomi digital.
Sumber artikel: [CNBC Indonesia](https://www.cnbcindonesia.com/tech/20231023140514-37-469123/app-vision-pro-terbantai-di-china-apple-ceo-tim-cook-terbang-ke-sini)

