Penemuan Manusia Flores Masih Diungkap oleh Antropolog

Date:

Manusia purba dari Flores disebutkan masih berkeliaran. Ini berdasarkan kesaksian warga suku Lio yang mengklaim pernah melihat manusia Flores tersebut.
Keberadaan tersebut diungkapkan oleh Ahli dari University of Alberta, Gregory Forth dalam artikel The Scientists. Berdasarkan warga suku Lio, manusia Flores berubah jadi hewan saat bergerak dan beradaptasi dalam lingkungan baru.
“Ini termasuk laporan penampakan oleh lebih dari 30 saksi mata, yang semuanya saya ajak bicara secara langsung. Dan saya menyimpulkan bahwa cara terbaik untuk menjelaskan apa yang mereka katakan kepada saya adalah bahwa hominin non-sapiens telah bertahan di Flores hingga saat ini atau baru-baru ini.” kata dia dikutip IFL Science.
Penelitian soal Homo Floresiensis dilaporkan dalam sebuah penelitian dari tim gabungan Indonesia dan Australia. Tim peneliti menemukan bukti tersebut berasal dari gua besar di Liang Bua, Flores. Berdasarkan penanggalan, manusia purba hidup 38 ribu-18 ribu tahun lalu.
Manusia Flores disebut Hobbit pada karakter fiksi The Lord of the Rings dari JRR Tolkien. Karena tingginya dilaporkan hanya 106 cm.
“Berdasarkan hasil analisis awal yang dilakukan oleh Peter Brown dari Universitas New England, Australia, diperoleh gambaran bahwa tinggi manusia ini hanya sekitar 106 cm dengan volume otak sekitar 380cc,”tulis Jatmiko dan Thomas Sutikno dalam Temuan Homo Floresiensis di Situs Liang Bua (2006).
Tinggi badan tersebut disebabkan karena penyakit. Ini diungkapkan oleh Teuku Jacob dari UGM.
Jacob menjelaskan Hobbit masih termasuk dalam spesies manusia modern dari Homo Sapiens. Tapi dengan memiliki penyakit yang juga diderita masyarakat Flores.
“Spesies baru manusia dari Flores itu sebenarnya manusia modern yang termasuk dalam spesies Homo sapiens dari ras Australomelanesid. Hanya saja menurutnya, fosil manusia Flores tampak istimewa karena menderita penyakit microchepali yang banyak diderita oleh masyarakat Flores,” kata Teuku Jacob.

Berita POpuler

Berita Terkait
Related

Kritik Kebijakan Fiskal-Moneter di Sumatera dalam Dua Pekan Bencana

Profesor Ekonomi dari Universitas Andalas, Prof. Syafruddin Karimi, mengkritik...

Polisi Berhasil Menangkap Jambret di Stasiun MRT Haji Nawi

Kepolisian berhasil menangkap pelaku jambret yang membawa aksi di...

Airdrop Darurat di Daerah Bencana: Studi Kasus dan Praktik

Airdrop mendukung keberhasilan taktis pada operasi udara kompleks.

Fungsi Unggulan Xiaomi Watch S4 & OpenWear Stereo Pro

Tren gaya hidup aktif semakin marak di masyarakat Indonesia,...