BPBD Kota Bogor mencatat 14 kejadian bencana sebagai dampak hujan deras disertai angin kencang dan petir pada Kamis sore. Kepala BPBD Kota Bogor Theofilo Patrocinio Freitas mengatakan bahwa data yang telah divalidasi sementara menunjukkan 14 kejadian, yang didominasi oleh tanah longsor. Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor selama sekitar tiga jam itu menyebabkan pohon tumbang, bangunan ambruk, angin kencang, dan tanah longsor di lima kecamatan.
Tanah longsor juga menyebabkan beberapa Tembok Penahan Tanah (TPT) ambruk dan mengancam tiga rumah dengan warga yang terdampak mencapai 11 Kepala Keluarga (KK) dengan 45 jiwa. Sebuah rumah warga juga mengalami rusak ringan akibat dampak dari cuaca ekstrem angin kencang.
Kejadian bencana tersebut terdiri atas 11 kejadian longsor, satu kejadian angin kencang, satu kejadian pohon tumbang, dan satu bangunan ambruk. Peristiwa longsor tersebar di empat kecamatan, sementara angin kencang menyebabkan reklame besar roboh menimpa lapak sate dan dua sepeda motor.
Semua kejadian bencana tersebut sudah ditangani oleh petugas BPBD yang menyebar. Masyarakat diharapkan lebih waspada pada musim penghujan ini. Penulis: Linna Susanti, Editor: Risbiani Fardaniah.

