Rumah di Natuna mengalami kerusakan parah setelah tertimpa pohon

Date:

Natuna kembali diingatkan pada risiko musim utara setelah satu rumah warga di Kecamatan Bunguran Utara rusak berat akibat tertimpa pohon yang roboh diterjang angin kencang. Peristiwa itu terjadi di Desa Kelarik, Minggu pagi, sekitar pukul 07.00 WIB, saat cuaca di wilayah tersebut memang sedang tidak bersahabat.

Rumah Warga di Kelarik Terdampak Paling Parah

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Zulheppy, mengatakan rumah yang terdampak mengalami kerusakan berat setelah tertimpa pohon tumbang. Kondisi itu membuat tim gabungan bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan pendataan sekaligus membersihkan material pohon yang menimpa bangunan.

“Lokasi tepatnya di Desa Kelarik, waktu kejadian sekitar pukul tujuh pagi tadi,” kata Zulheppy di Natuna, Minggu.

Petugas Lakukan Pembersihan dan Siapkan Bantuan

Menurut Zulheppy, pemerintah setempat bersama unsur terkait telah membantu proses pembersihan di lokasi kejadian. Ia menyebut tim juga mengumpulkan informasi untuk memastikan kebutuhan korban terdampak dapat segera dipenuhi.

BPBD Natuna, lanjut dia, tengah menyiapkan bantuan yang rencananya diserahkan pada hari yang sama. Bantuan tersebut berupa paket sembako, kasur lipat, matras, dan selimut. “Bantuannya ada paket sembako, kasur lipat, matras, dan selimut,” ujarnya.

Warga Diminta Tetap Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem

Zulheppy mengingatkan masyarakat agar tidak lengah karena Natuna sedang memasuki musim utara, periode yang kerap membawa hujan disertai angin kencang. Kondisi seperti ini disebutnya berpotensi menimbulkan kejadian serupa, terutama di wilayah yang banyak ditumbuhi pohon besar atau rumah warga yang berada dekat area rawan.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga telah mengimbau warga Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem. Peringatan itu menjadi penting di tengah meningkatnya risiko pohon tumbang, kerusakan rumah, dan gangguan aktivitas warga saat hujan deras serta angin kuat melanda.

Pewarta: Muhamad Nurman
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2024

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Berapa Lama Abu Vulkanik Bertahan Setelah Erupsi Gunung?

Endapan abu dari erupsi Gunung Anak Krakatau tidak serta-merta...

**DJP Serahkan Tersangka Kasus Pajak, Negara Rugi Rp3,32 Miliar**

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Pusat menyerahkan...

Daftar 11 Gunung Api Indonesia yang Erupsi Sepanjang 2026

Sebanyak 11 gunung api di Indonesia tercatat mengalami erupsi...

Redmi Note 17 Pro Max 5G: LPDDR5X dan UFS 4.0 Kencang

Redmi Note 17 Series akan resmi diperkenalkan di Indonesia...