Kampanye Akbar Selesai, Gibran Lanjut Jadi Wali Kota Solo
Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa setelah kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, agenda politiknya memasuki fase akhir. Di hadapan ratusan ribu warga DKI Jakarta, Gibran hadir bersama Prabowo Subianto untuk berpidato sekaligus menutup rangkaian kerja elektoral menjelang masa tenang.
Menjelang Masa Tenang Pemilu
Mulai 11 hingga 13 Februari 2024, seluruh peserta pemilu, termasuk calon presiden dan calon wakil presiden, tidak lagi diperbolehkan melakukan aktivitas kampanye. Ketentuan itu mengacu pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang mengatur masa tenang sebelum pencoblosan pada 14 Februari 2024.
Gibran menyebut setelah agenda hari itu, dirinya akan kembali menjalankan peran sebagai Wali Kota Solo. Pernyataan singkat itu ia sampaikan saat menyinggung kegiatan selepas kampanye akbar. “Jadi Walikota, tugas,” kata Gibran.
Penutup Rangkaian Kampanye
Kehadiran Gibran bersama Prabowo di SUGBK menjadi salah satu penanda bahwa tahapan kampanye besar telah mencapai titik akhir. Momen tersebut sekaligus menegaskan peralihan dari hiruk-pikuk politik menuju masa jeda resmi yang ditetapkan penyelenggara pemilu. Bagi Gibran, hari itu bukan hanya bagian dari agenda politik nasional, tetapi juga pengingat bahwa setelah pemilu usai, tanggung jawab pemerintahan di Solo tetap menunggu.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
