Cara Memilih Hijab yang Nyaman Dipakai Seharian, Ini yang Perlu Diperhatikan
Nyaman atau tidaknya hijab sering kali baru terasa setelah dipakai berjam-jam. Karena itu, memilih hijab tak cukup hanya soal warna dan model yang sedang tren. Bagi banyak wanita Muslimah, bahan kain, cara mengenakan, hingga kecocokan dengan bentuk wajah ikut menentukan apakah hijab bisa bertahan rapi dan enak dipakai dari pagi sampai malam.
Bahan Jadi Kunci Utama
Istafiana Candarini, pendiri jenama fesyen muslim Kami, menyebut voal sebagai salah satu bahan hijab yang paling sering dicari karena nyaman digunakan. Menurutnya, bahan ini memang banyak dipilih untuk hijab harian karena terasa ringan dan mudah dipakai. Namun, ia juga menegaskan bahwa tidak semua voal memiliki kualitas yang sama karena bahan tersebut dipatenkan oleh pabrik-pabrik tertentu.
Karena itu, pemilihan bahan tidak bisa dilakukan asal-asalan. Hijab yang nyaman biasanya bukan hanya terasa lembut saat disentuh, tetapi juga cukup stabil saat dipakai bergerak, tidak mudah bergeser, dan tetap enak dikenakan dalam waktu lama.
Cara Memakai Hijab Juga Menentukan
Selain bahan, teknik memakai hijab ikut memengaruhi kenyamanan. Irin menyarankan penggunaan pentul di bagian leher agar hijab tetap pada posisinya. Ia juga menyebut bagian depan bisa disilangkan ke belakang supaya hijab lebih stabil dan tidak mudah lepas saat beraktivitas.
Langkah sederhana seperti ini sering kali membuat perbedaan besar. Hijab yang semula terasa mudah longgar bisa menjadi lebih aman dipakai seharian, terutama untuk perempuan yang aktif bergerak atau punya jadwal padat.
Setiap Orang Punya Kebutuhan yang Berbeda
Nadya Karina, pendiri Kami lainnya, menekankan bahwa kenyamanan hijab sangat bergantung pada preferensi pribadi. Menurut dia, tidak ada satu cara yang cocok untuk semua orang karena tiap wanita memiliki bentuk wajah, panjang rambut, dan kebiasaan berpakaian yang berbeda.
Sejumlah perempuan memilih memakai ciput sebagai dasar sebelum mengenakan hijab agar rambut tetap tertutup dan tampilan lebih rapi sepanjang hari. Ada juga yang lebih nyaman tanpa banyak lapisan. Di titik ini, yang paling penting adalah mengenali kebutuhan diri sendiri, lalu memilih bahan dan model yang paling mendukung aktivitas harian.
Nadya sendiri menilai voal sebagai bahan yang paling nyaman untuk hijab. Ia menyebut teksturnya lembut seperti paris, namun tetap cukup tebal untuk menutup bagian tertentu dengan baik. Dengan pilihan yang tepat, hijab bukan hanya soal menutup aurat, tetapi juga bisa membuat pemakainya lebih percaya diri saat beraktivitas sepanjang hari.
Source link
