Perdana Menteri Australia Anthony Albanese langsung memberi sinyal hangat ke Jakarta setelah hasil hitung cepat Pilpres 2024 menunjukkan pasangan nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, unggul atas lawan-lawannya. Ucapan itu ia sampaikan melalui akun X pribadinya, @AlboMP, pada Selasa (15/2), dengan menekankan pentingnya hubungan Australia-Indonesia ke depan.
Albanese jadi pemimpin asing pertama yang menghubungi Prabowo
Dalam unggahannya, Albanese menyebut dirinya merasa terhormat menjadi pemimpin luar negeri pertama yang berbicara dengan Prabowo pada hari itu. Ia menyoroti bahwa hasil resmi maupun tidak resmi sama-sama menempatkan Prabowo di posisi teratas, sekaligus membuka ruang pembicaraan mengenai masa depan hubungan dua negara bertetangga itu.
“Saya merasa terhormat menjadi pemimpin luar negeri pertama yang hari ini berbicara dengan @prabowo, yang jelas-jelas unggul dalam perhitungan resmi dan tidak resmi, mengenai ambisi untuk masa depan hubungan Australia-Indonesia,” tulis Albanese.
Australia soroti kelancaran pemilu di Indonesia
Tak hanya menyampaikan selamat kepada Prabowo, Albanese juga memberi apresiasi kepada Indonesia atas terselenggaranya Pemilihan Presiden pada 14 Februari. Ia menyebut Australia dan Indonesia sebagai sesama negara demokrasi yang memiliki hubungan dekat, sehingga proses politik di Indonesia menjadi perhatian penting bagi Canberra.
“Sebagai sesama negara demokrasi dan sahabat dekat, Australia menyampaikan ucapan selamat kepada Indonesia karena berhasil menyelenggarakan pemilihan presiden pada tanggal 14 Februari,” lanjutnya.
Harap kerja sama berlanjut setelah pelantikan Oktober 2024
Albanese juga menyatakan harapannya untuk segera bekerja sama dengan presiden Indonesia yang baru setelah pelantikan pada Oktober 2024. Pernyataan itu menegaskan bahwa Australia membaca hasil sementara Pilpres 2024 bukan sekadar sebagai dinamika politik domestik Indonesia, tetapi juga sebagai awal babak baru dalam hubungan bilateral.
“Saya berharap dapat bekerja sama dengan Presiden Indonesia yang baru setelah dilantik pada Oktober 2024,” kata dia.
Sementara itu, berdasarkan data perhitungan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terbaru pada pukul 17.28 WIB di laman pemilu2024.kpu.go.id, pasangan Prabowo-Gibran masih berada di posisi teratas dengan perolehan 56,32 persen dari progres suara masuk 43,93 persen. Dari sejumlah hasil quick count lembaga survei, angka dukungan untuk pasangan ini juga konsisten berada di kisaran hampir 60 persen. Populi Center mencatat 59,13 persen dengan data masuk 99,72 persen, sedangkan Poltracking menunjukkan 59,34 persen dengan data masuk 95,9 persen. (SENOPATI)
Source link
