Operasi Pasar Murah dan Kios TPID Jamin Stabilitas Harga Bapok

Date:

Surabaya — Menjelang Ramadan, Pemerintah Kota Surabaya kembali menyiapkan dua jalur utama untuk menjaga harga bahan pokok tetap terkendali: pasar murah dan Kios TPID. Skema ini disebar hampir di seluruh pasar tradisional di Kota Pahlawan agar warga lebih mudah mendapatkan kebutuhan harian tanpa harus menghadapi lonjakan harga yang kerap muncul saat permintaan naik.

Pasar murah digelar rutin sejak awal Ramadan

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya, Dewi Soeriyawati, mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Bulog dan para distributor untuk memastikan stok bahan pokok tetap tersedia. Komoditas yang disiapkan mencakup beras, gula, minyak, telur, dan kebutuhan lain yang paling banyak diburu masyarakat.

Menurut Dewi, pasar murah Ramadan akan mulai digelar sejak awal bulan puasa dan berlangsung setiap minggu. Penyebarannya dirancang merata di berbagai wilayah, dengan fokus khusus pada kantong-kantong kemiskinan agar akses terhadap bahan pokok murah benar-benar dirasakan warga yang paling membutuhkan.

Pembelian dibatasi dengan KTP

Untuk mencegah pembelian berlebihan dan penimbunan, Pemkot Surabaya akan menerapkan pembatasan pembelian menggunakan KTP. Mekanisme ini dipilih agar manfaat pasar murah tidak menumpuk pada kelompok tertentu, melainkan bisa dirasakan lebih banyak warga yang datang langsung ke lokasi penjualan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya menjaga distribusi tetap tertib selama periode Ramadan, ketika kebutuhan masyarakat biasanya meningkat dan harga komoditas rentan bergerak naik.

Kios TPID tersebar di 40 pasar

Selain pasar murah, Pemkot Surabaya juga mengandalkan Kios TPID yang tersebar di 40 pasar dan dikelola oleh PD Pasar Surya, Dinkopdag, serta LPMK. Keberadaan kios ini bukan hanya untuk menjual bahan pokok dengan harga lebih terjangkau, tetapi juga untuk membantu menstabilkan harga di tingkat pasar.

Dewi berharap, dua program tersebut dapat memberi ruang bagi masyarakat untuk tetap memenuhi kebutuhan pokok tanpa terbebani harga tinggi. Pemkot Surabaya, kata dia, akan terus menjalin kerja sama dengan distributor daerah demi menjaga pasokan tetap aman dan harga tetap terkendali selama Ramadan.

Source link

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Bayi Baru Lahir Ditemukan dalam Tas di Tumpukan Sampah Jakbar

Suara tangisan dari tumpukan sampah di depan RPTRA Maya...

Polisi Kejar Pelaku TPPO Modus Rekrutmen Anak Buah Kapal

Polres Pelabuhan Tanjung Priok meningkatkan penanganan dugaan tindak pidana...

Polres Jakpus Dampingi Siswa Diduga Korban Kekerasan

Polres Metro Jakarta Pusat bersama Suku Dinas Pemberdayaan, Perlindungan...

Komplotan Pencuri Rusak Portal, Curi Mobil Warga Kembangan

Mobil Toyota Avanza milik seorang warga di Jalan Haji...