Lawatan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ke Jepang menyisakan satu momen yang menarik perhatian: penghormatan terhadap patung Jenderal Sudirman yang berada di lingkungan Kementerian Pertahanan Jepang. Dalam pertemuan di Tokyo, Rabu (3/4), Prabowo menyebut keberadaan patung itu sebagai penanda kedekatan historis antara Indonesia dan Jepang, sekaligus simbol hubungan yang telah terjalin lama.
Prabowo sampaikan apresiasi di hadapan Menhan Jepang
Apresiasi itu disampaikan langsung kepada Menteri Pertahanan Jepang Kihara Minoru. Prabowo mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan meski pemberitahuan kunjungan berlangsung sangat singkat. Ia menegaskan bahwa dirinya hadir mewakili pemerintah Republik Indonesia dan memandang Jepang sebagai sahabat sekaligus mitra yang baik.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya saya diterima, walaupun pemberitahuan sangat singkat, saya diterima dengan baik, sekali lagi terima kasih,” kata Prabowo.
Patung Sudirman jadi simbol hubungan lama
Dalam pernyataannya, Prabowo menyinggung keberadaan patung salah satu tokoh militer paling dihormati di Indonesia itu di Kementerian Pertahanan Jepang. Menurut dia, hal tersebut mencerminkan hubungan yang akrab dan telah terbangun sejak lama.
“Di kementerian ini, ada patung salah satu panglima kita, Panglima Besar Jenderal Soedirman. Kalau tidak salah ada patung di kementrian pertahanan ini (Jepang). Saya kira itu salah satu tanda, hubungan kita yang lama dan yang akrab,” ujarnya.
Tukar cendera mata di akhir pertemuan
Pertemuan Prabowo dan Kihara ditutup dengan saling bertukar cendera mata. Menhan Jepang menghadiahkan jam hias berornamen warna emas, sementara Prabowo memberikan keris yang juga dibalut warna emas. Gestur itu mempertegas suasana pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh penghormatan.
Patung Jenderal Sudirman di Kemhan Jepang sendiri diketahui sudah berdiri sejak 2011. Patung perunggu setinggi sekitar empat meter itu menjadi salah satu penanda yang kerap disebut sebagai simbol penghormatan Jepang terhadap sosok penting dalam sejarah militer Indonesia. (SENOPATI)
Source link
