Ekonom Duga Praktik Judi Online Libatkan Crazy Rich Indonesia
Praktik judi online di Indonesia kembali disorot setelah ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios), Nailul Huda, menduga ada keterlibatan kelompok crazy rich di balik bisnis ilegal tersebut. Menurutnya, sosok dengan kekayaan besar sangat mungkin berperan bukan sekadar sebagai penampung dana, tetapi juga berada di lingkaran utama pengendali aliran uang judi.
Crazy rich disebut bisa jadi bagian dari bandar
Huda menilai pola perputaran uang dalam judi online membuat kalangan superkaya cukup masuk akal jika diduga terlibat. Ia bahkan menyebut kemungkinan adanya crazy rich Indonesia yang menjadi bandar atau orang di balik operasi judi online. “Bandar atau orang di balik judi online saya rasa salah satu dari crazy rich di Indonesia,” ujar Huda kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (9/4).
Menurut Huda, besarnya kekayaan yang dimiliki kelompok tersebut bisa sebanding dengan besarnya arus dana yang berputar dalam transaksi judi online. Karena itu, ia menilai penelusuran aktor utama tidak boleh berhenti pada pelaku lapangan saja.
Aliran dana harus ditelusuri sampai ke hulu
Huda mendorong pemerintah untuk bertindak tegas terhadap seluruh pihak yang terlibat, termasuk affiliator yang ikut mempromosikan atau memperluas jangkauan judi online. Ia menilai penindakan akan lebih efektif jika diarahkan pada rantai pendanaan, bukan hanya pemain kecil.
Ia juga menyinggung catatan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) yang menyebut peredaran uang judi online bisa mencapai Rp 327 triliun. Angka itu, menurutnya, menunjukkan skala bisnis ini sudah sangat besar dan tidak bisa dipandang sebagai pelanggaran kecil.
Rekening dan dompet digital jadi jejak penting
Huda menekankan pentingnya menelusuri aliran uang judi online melalui rekening bersama yang terdaftar di perbankan nasional maupun dompet digital nasional. Jalur transaksi itu, kata dia, dapat menjadi pintu masuk untuk mengungkap siapa saja yang berada di balik praktik tersebut.
“Telusuri aliran uang judi online karena rekening bersama mereka terdaftar di perbankan nasional maupun dompet digital nasional,” tutup Direktur Ekonomi Digital Celios itu.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
Source link
