Menjelang berakhirnya masa jabatan Presiden Joko Widodo, komposisi Kabinet Indonesia Maju kembali berubah. Dua menteri dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), yakni Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar, resmi mengundurkan diri dari posisinya.
Surat Mundur Sudah Diterima Presiden
Koordinator Stafsus Presiden Ari Dwipayana mengatakan surat pengunduran diri keduanya telah diterima dan ditandatangani Presiden Joko Widodo. “Surat pengunduran diri Bapak Abdul Halim Iskandar dan Ibu Ida Fauziyah telah diterima Bapak Presiden,” ujar Ari pada Senin (30/9).
Setelah surat itu masuk, proses berikutnya tinggal menunggu penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) pemberhentian dengan hormat. Ari menyebut dokumen tersebut saat ini masih dalam tahap pengundangan di Kementerian Sekretariat Negara.
Posisi Kosong Diisi Plt
Untuk memastikan roda pemerintahan tetap berjalan, Presiden Jokowi langsung menunjuk pejabat pelaksana tugas di dua kementerian tersebut. Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy ditunjuk sebagai Plt Mendes PDTT. Sementara itu, posisi Menteri Ketenagakerjaan sementara diisi oleh Airlangga Hartarto.
Langkah ini menandai pergeseran penting di penghujung pemerintahan Jokowi, terutama karena dua kursi strategis itu kini harus dijalankan oleh pejabat ad interim sampai keputusan resmi pemberhentian terbit.
Terkait Terpilihnya Keduanya di DPR
Ari juga menjelaskan bahwa pengunduran diri Abdul Halim dan Ida Fauziyah berkaitan dengan status keduanya yang telah ditetapkan sebagai calon anggota DPR RI terpilih periode 2024-2029. Dengan demikian, keduanya memilih fokus pada mandat baru yang telah diputuskan melalui Pemilu 2024 oleh KPU.
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News. Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
Source link
