Komisi VIII DPR menggelar rapat kerja dengan Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Dirut PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra untuk menyoroti penyelenggaraan haji 2024. Agenda rapat tidak hanya membahas evaluasi pelaksanaan ibadah haji tahun ini, tetapi juga menyinggung laporan keuangan dan sejumlah isu aktual yang ikut mengemuka dalam proses penyelenggaraan.
Rapat Dihadiri Unsur Kementerian dan Lembaga Terkait
Rapat yang dipimpin Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang itu berlangsung di Nusantara II. Dalam forum tersebut, Nasaruddin Umar hadir bersama Kepala Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji Fadlul Imansyah, Kepala Badan Penyelenggara Haji Mochamad Irfan Yusuf, serta Direktur Utama PT Garuda Indonesia Irfan Setiaputra. Kehadiran para pejabat ini menandai pembahasan lintas lembaga yang berkaitan langsung dengan layanan dan pengelolaan haji.
Kuorum Dinilai Terpenuhi
Di awal rapat, Marwan menyampaikan laporan kesekretariatan Komisi VIII terkait kehadiran anggota. Ia menyebut rapat dihadiri 30 dari 40 anggota, dengan keterwakilan delapan fraksi dan lima anggota yang izin. Berdasarkan catatan itu, Marwan menegaskan bahwa rapat telah memenuhi kuorum sesuai tata tertib DPR RI.
“Menurut laporan setkom Komisi VIII, rapat kerja kali ini telah dihadiri 30 anggota dari 40 dan dihadiri 8 fraksi, izin 5 anggota. Berarti rapat kita kali ini telah dihadiri oleh separuh anggota jumlah fraksi sesuai dengan tatib DPR RI kuorum telah tercapai,” kata Marwan Dasopang di ruang rapat Komisi VIII.
Rapat Dibuka untuk Umum
Setelah memastikan keabsahan forum, Marwan kemudian membuka rapat kerja bersama Menag Nasaruddin Umar dan jajaran terkait. Ia menyatakan rapat berlangsung terbuka untuk umum setelah mendapat persetujuan dari para pihak yang hadir, termasuk pimpinan dan anggota Komisi VIII DPR.
“Atas persetujuan para menteri, Dirut Garuda, BPKH, pimpinan dan beserta anggota Komisi VIII DPR, maka rapat kerja hari ini kami buka dan dinyatakan terbuka untuk umum,” ujar Marwan Dasopang.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
