TSMC Kantongi Hibah Rp6,6 Miliar Dolar AS dari Pemerintah Joe Biden, Dorong Ekspansi Pabrik di Arizona
Pemerintah Amerika Serikat akhirnya menuntaskan pendanaan langsung senilai 6,6 miliar dolar AS untuk Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. atau TSMC. Kucuran dana ini menjadi salah satu langkah paling penting dalam upaya Washington memperkuat industri chip domestik, sekaligus menegaskan posisi TSMC sebagai pemain kunci dalam rantai pasok semikonduktor global.
Skema pendanaan CHIPS mulai bergerak
Subsidi tersebut berasal dari Undang-Undang CHIPS dan Sains AS yang diumumkan pada April 2024. Selain hibah utama, skema ini juga mencakup pinjaman pemerintah senilai 5 miliar dolar AS. Dana itu akan dipakai untuk mendukung perluasan produksi semikonduktor TSMC di Phoenix, Arizona, yang selama ini menjadi salah satu proyek strategis perusahaan di Amerika Serikat.
Langkah ini menandai kontrak mengikat utama pertama dalam program CHIPS dan Sains sejak kebijakan itu diberlakukan pada 2022. Dengan demikian, realisasi bantuan ini bukan sekadar janji politik, melainkan mulai masuk ke tahap implementasi yang konkret.
Arizona jadi pusat ekspansi baru TSMC
Ekspansi di Phoenix dipandang penting karena Amerika Serikat tengah berupaya mengurangi ketergantungan pada produksi chip dari luar negeri. Dalam konteks itu, TSMC mendapat posisi istimewa sebagai mitra yang dipilih untuk memperkuat kapasitas manufaktur semikonduktor di dalam negeri.
Bagi TSMC, pendanaan ini membuka ruang lebih besar untuk mempercepat pembangunan dan memperluas fasilitas produksi yang sudah dirancang di Arizona. Sementara bagi pemerintah AS, kesepakatan ini menjadi bukti bahwa agenda industrialisasi chip mulai dijalankan lewat dukungan fiskal yang besar dan terukur.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
