Elon Musk, orang terkaya di dunia, meminta pengadilan federal untuk menghentikan OpenAI, perusahaan kecerdasan buatan AS, dari berubah menjadi bisnis yang mencari keuntungan semata. Musk tengah mengembangkan perusahaannya sendiri, xAI, dan mengajukan tuntutan terhadap OpenAI untuk menghentikan dugaan praktik membatasi investornya dari mendanai pesaing seperti xAI. Perseteruan hukum antara Musk, OpenAI, CEO Sam Altman, dan pihak-pihak terkait telah mencapai eskalasi, termasuk tuduhan pelanggaran undang-undang pemerasan federal dan antimonopoli. OpenAI, yang awalnya perusahaan nirlaba sebelum menjadi perusahaan mencari laba, kini sedang dalam proses restrukturisasi menjadi entitas yang sepenuhnya mencari keuntungan. Hal ini diharapkan membuat OpenAI lebih menarik bagi investor dan mempertahankan status nirlabanya sebagai entitas terpisah.eterangan tambahan: Berdasarkan sumber di CNBC Indonesia, Musk mengajukan gugatan terhadap OpenAI pada Maret 2024 di pengadilan negara bagian San Francisco sebelum kemudian mencabut dan mengajukan kembali beberapa bulan kemudian di pengadilan federal. Musk dan pengacaranya menuduh OpenAI dan Microsoft melanggar undang-undang melalui praktik-praktik bisnis yang merugikan pesaing, termasuk larangan berinvestasi di xAI. Proses hukum ini menunjukkan ketegangan antara perusahaan AI terkemuka dalam industri dan perjuangan mereka mempertahankan posisi dan konsumen yang semakin berkembang.
“Elon Musk Minta Pengadilan Larang OpenAI Cari Cuan”
Date:
