Dalam upaya meningkatkan produksi susu sapi di Indonesia, terdapat tujuh tantangan utama yang dihadapi para peternak sapi perah. Menkop Budi Arie menyampaikan bahwa salah satu masalah yang dihadapi adalah produktivitas sapi perah yang rendah, disebabkan oleh kualitas genetik yang masih tergolong rendah. Kendala lainnya adalah ketersediaan pakan berkualitas dan seringnya penyakit pada sapi perah. Selain itu, infrastruktur peternakan seperti kandang, peralatan, dan transportasi juga menjadi masalah yang membuat produksi susu tidak optimal.
Masalah lain yang dihadapi adalah akses terhadap pembiayaan, di mana peternak kesulitan mendapatkan modal untuk mengembangkan usaha peternakan sapi perah. Selain itu, pengetahuan teknologi peternak sapi perah juga masih rendah, hingga fluktuasi harga susu dan ongkos produksi yang seringkali tidak stabil. Tantangan lainnya adalah persaingan produk impor dengan kualitas lebih baik serta perubahan iklim yang dapat mempengaruhi ketersediaan pakan alami.
Untuk mengatasi tantangan tersebut, Kementerian Koperasi akan menerapkan langkah-langkah peningkatan produksi susu, seperti peningkatan kualitas dan standarisasi produk susu lokal serta promosi dan edukasi masyarakat. Diperlukan juga kemitraan antara peternak, industri, dan pemerintah, dengan peningkatan daya saing produk lokal melalui branding, efisiensi produksi, diversifikasi produk, dan inovasi produk olahan susu. Menkop Budi Arie menegaskan pentingnya upaya bersama untuk memperkuat industri susu sapi di Indonesia.

