DPRA dan para ahli yang membidangi sumber daya alam berkomitmen untuk bekerja sama demi masa depan Aceh yang lebih baik. Saifuddin Muhammad, Wakil Ketua II DPR Aceh, menekankan perlunya langkah serius dalam mengelola minerba dan migas untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh. Untuk itu, DPRA berencana membentuk tim percepatan dan berkonsultasi dengan Pemerintah Aceh guna merealisasikan rencana ini.
Sinergi antara DPRA, Pemerintah Aceh, dan pihak swasta, termasuk investor, dianggap penting dalam pengelolaan sumber daya alam. Investasi diidentifikasi sebagai sektor kunci yang dapat meningkatkan pendapatan daerah, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya regulasi yang mendukung dan kerja sama yang solid, optimalisasi pengelolaan sumber daya alam di Aceh dapat tercapai.
DPRA, di bawah kepemimpinan Yah Fud, berkomitmen untuk memajukan Aceh melalui penguatan regulasi dan kerja sama antar lembaga. Dengan pengelolaan yang tepat, diharapkan kekayaan alam Aceh dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat. Isu ini akan dibahas secara intens di DPRA sebagai upaya untuk mencapai visi tersebut.
