Tidak ada keraguan bahwa Marc Marquez memiliki ambisi untuk menguasai garasi tim Ducati Lenovo. Dikabarkan bahwa Marquez ingin menjadi pembalap utama dan menggeser posisi Francesco Bagnaia. Bagnaia, yang memenangkan gelar juara dunia MotoGP dua tahun berturut-turut, memimpin garasi Ducati Lenovo selama beberapa tahun terakhir. Namun, kehadiran Marquez di sisi tim Ducati bisa menjadi tantangan bagi Bagnaia karena hubungannya yang baik dengan Valentino Rossi.
Bagnaia sendiri telah memperingatkan Marquez untuk tidak menciptakan ketegangan di dalam garasi Ducati Lenovo yang selama ini harmonis dan solid. Mengingat Marquez adalah pemegang enam gelar juara dunia MotoGP yang masih memiliki ambisi yang tinggi, spekulasi bahwa ia ingin menjadi pembalap utama tim Ducati bukanlah hal yang tidak mungkin. Marquez diyakini ingin ikut mengembangkan motor Ducati Desmosedici dan mengoptimalkan keberhasilan tim.
Meskipun Marquez dan Bagnaia memiliki potensi untuk menjadi kompetitif bersama, Bagnaia merasa bahwa situasi ini bisa menjadi bencana jika tidak dikelola dengan baik. Namun, Bagnaia yakin bahwa keduanya akan mampu bekerja sama dengan baik dan menyesuaikan diri dengan sempurna. Dengan Marquez yang memiliki ambisi dan egoisme yang tinggi, dinilai wajar jika ia ingin mengambil peran utama di garasi tim Ducati Lenovo. Selain itu, kehadiran Marquez di tim merah juga dianggap dapat memberikan motivasi ekstra bagi pembalap tersebut. Sehingga untuk tahun depan, kita akan melihat bagaimana dinamika antara Marquez dan Bagnaia di tim Ducati dan apakah keduanya dapat bekerja sama secara efisien.

