Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sambas, Marjuni, mengimbau seluruh masyarakat Sambas untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir yang diprediksi akan melanda beberapa wilayah rawan. Dengan intensitas hujan yang terus meningkat, pihak BPBD telah melakukan pemetaan terhadap titik-titik rawan banjir di 10 kecamatan yang memerlukan perhatian serius.
Marjuni menjelaskan bahwa beberapa daerah seperti Tebas, Subah, Sejangkung, Sajad, Sebawi, Selakau Timur, Selakau, Sambas, Galing, dan Sajingan Besar memiliki desa-desa yang rentan terhadap banjir. Untuk itu, masyarakat diminta untuk selalu waspada dan mempersiapkan diri dengan baik. BPBD siap untuk memberikan bantuan dan melakukan mitigasi jika banjir terjadi.
Kolaborasi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan relawan juga menjadi hal yang penting dalam langkah antisipasi terhadap bencana banjir. Semua pihak diharapkan proaktif dalam memantau cuaca dan segera melaporkan potensi banjir di wilayah masing-masing. BPBD Sambas terus memantau curah hujan dan menyiapkan posko siaga di lokasi-lokasi strategis untuk menghadapi banjir yang mungkin terjadi.
Masyarakat diminta untuk tetap tenang namun tetap waspada demi keselamatan bersama. Kesiagaan dan kerjasama semua pihak diharapkan dapat membantu mengurangi dampak buruk dari bencana banjir yang dapat terjadi.

