Investasi Perkebunan Sawit di Kalimantan Barat telah memberikan dampak positif yang signifikan bagi ekonomi daerah tersebut. Menurut Pengamat Hukum dan Kebijakan Publik, Dr. Herman Hofi Munawar, investasi yang dikelola dengan baik dan sesuai peraturan perundang-undangan dapat membawa kemajuan bagi masyarakat desa. Penanaman modal di sektor perkebunan kelapa sawit telah menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memperbaiki infrastruktur di sekitar perusahaan. Namun, gangguan non-hukum seringkali menghambat investasi sawit di daerah tersebut. Dr. Herman menekankan perlunya penegakan hukum yang tegas terhadap segala bentuk gangguan terhadap investasi demi menciptakan iklim investasi yang kondusif.
Investor sawit juga dihadapkan pada tantangan ketika akan melakukan replanting kebun sawit. Masyarakat seringkali salah paham dan menuntut agar izin HGU dikembalikan kepada mereka ketika perusahaan akan melakukan replanting. Hal ini disebabkan oleh provokasi dan informasi yang salah dari kelompok tertentu. Dr. Herman menegaskan perlunya edukasi kepada masyarakat tentang proses replanting dan pentingnya menjaga keseimbangan dalam investasi sawit. Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum juga diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan menindak tegas segala bentuk provokasi yang merugikan investasi sawit. Infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi lokal di Kalimantan Barat dapat terus berkembang dengan investasi yang berkelanjutan dan iklim investasi yang kondusif.

