Dialog publik digelar oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Kapuas Hulu untuk mendukung program swasembada pangan yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Kegiatan ini berlangsung di Aula FKUB Kabupaten Kapuas Hulu, Putussibau Utara, dengan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kapolres Kapuas Hulu, Ketua APDESI Kabupaten Kapuas Hulu, dan perwakilan Kepala Desa se-Kabupaten Kapuas Hulu. Dalam dialog tersebut, Ketua APDESI Kabupaten Kapuas Hulu, Yusuf Habibi, menekankan pentingnya peran desa dalam menjaga ketahanan pangan serta memastikan ketersediaan pangan yang cukup, aman, dan bergizi untuk masyarakat.
Selain itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Kapuas Hulu, Khusyairi Husman, menjelaskan bahwa dialog publik ini merupakan bagian dari upaya APDESI dalam mendukung program swasembada pangan serta mewujudkan desa sebagai pusat produksi pangan yang berkelanjutan. Dalam kesempatan itu, juga disampaikan materi tentang budidaya ayam pedaging oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kapuas Hulu, serta strategi untuk mendukung swasembada pangan, seperti pengembangan infrastruktur pertanian, peningkatan kapasitas petani, dan pemanfaatan teknologi digital.
Upaya pemerintah juga didorong untuk mempercepat program swasembada pangan, di mana diharapkan pada tahun 2025 sebesar 20% dari dana desa dialokasikan untuk program ketahanan pangan. Hal ini merupakan salah satu langkah penting dalam mencapai Asta Cita Presiden RI Prabowo – Gibran. Melalui kolaborasi antara APDESI, kepolisian, dan instansi terkait lainnya, diharapkan dapat tercapai ketahanan pangan yang kuat untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan serta stabilitas nasional. Dengan demikian, Desa diharapkan dapat menjadi pusat produksi pangan yang mampu memenuhi kebutuhan pangan dari produksi dalam negeri, berdasarkan pada potensi desa yang melimpah.
