Penangkapan DPO IAS Terkait Korupsi: Temuan Menjanjikan

Date:

Tim Satgas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung, bersama Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, berhasil mengamankan seorang buronan berinisial IAS yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat. Buronan tersebut berhasil diamankan di Jl. Luwet, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Kamis, 23 Januari 2025. Penangkapan ini dilakukan berdasarkan surat perintah penyidikan dan nota dinas yang dikeluarkan oleh pihak kejaksaan terkait. Identitas buronan yang diamankan adalah seorang pria bernama IAS, berusia 57 tahun, berasal dari Makassar, dengan pekerjaan sebagai wiraswasta dan alamat di Perumahan BTN Binanga Blok C.14, Mamuju, Sulawesi Barat.

Penangkapan tersebut terkait dengan dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana penyertaan modal PT Sulawesi Barat Malaqbi (Perseroda) yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp867 juta. Meskipun saat diamankan, tersangka bersikap kooperatif, proses pengamanan tetap dilakukan dengan lancar. Tersangka kemudian diserahterimakan kepada Tim Jaksa Penyidik Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat untuk proses hukum lebih lanjut.

Jaksa Agung menyerukan kepada jajarannya untuk terus memonitor dan menangkap buronan lain yang masih belum berhasil ditangkap, guna menegakkan keadilan. Seluruh buronan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan RI diminta untuk segera menyerahkan diri dan bertanggung jawab atas perbuatannya. Tidak ada tempat yang aman bagi buronan, dan penegakan hukum harus dilakukan untuk menjaga kepastian hukum.

Berita POpuler

Berita Terkait
Related

Polisi Tangkap Pengedar Uang Palsu di Jakut: Berita Terbaru

Polisi berhasil menangkap seorang pengedar uang palsu berinisial MR...

Penyelenggaraan Keamanan Persija vs Madura: 1.300 Personel Dikerahkan di GBK

Pertandingan Super League antara Persija Jakarta melawan Madura United...

Pemeriksaan Kriminal di Jelambar: Pengemudi Tewas dalam Insiden Doktif

Pada Kamis (22/1), terdapat sejumlah berita kriminal menarik yang...

Figur Panglima TNI yang Paling Dibutuhkan, Bukan Paling Kuat

Kepemimpinan Panglima TNI harus menjaga reformasi tetap berjalan.