iPhone Lipat Pertama Apple Disebut Siap Meluncur, Harga Diperkirakan Tembus Rp30 Juta
Apple kembali menjadi sorotan setelah kabar soal iPhone lipat pertamanya makin menguat. Ponsel ini disebut-sebut akan hadir dengan banderol mulai sekitar Rp30 juta, menjadikannya salah satu perangkat paling premium yang pernah disiapkan perusahaan asal Cupertino itu. Meski belum resmi diumumkan, bocoran terbaru memberi gambaran bahwa Apple sedang menyiapkan langkah besar untuk masuk ke pasar ponsel lipat yang selama ini dikuasai para pesaing.
Desain Buku, Bukan Model Clamshell
Informasi yang beredar menyebut iPhone lipat akan memakai desain “buku”, mirip konsep Galaxy Z Fold 6. Artinya, perangkat ini akan dibuka seperti buku kecil dan menawarkan layar yang lebih luas saat digunakan dalam mode terbuka. Pilihan desain tersebut menunjukkan Apple tampaknya ingin langsung bermain di kelas perangkat lipat premium, bukan sekadar mengikuti tren secara setengah hati.
Namun, pendekatan ini juga datang dengan tantangan teknis. Salah satunya adalah kemungkinan Apple meninggalkan Face ID dan menggantinya dengan Touch ID yang ditempatkan di tombol samping. Perubahan ini diduga menjadi solusi agar desain lipat tetap ramping dan stabil tanpa mengorbankan fungsi keamanan.
Bodi Tipis, Material Kuat, dan Baterai Berdaya Tahan Tinggi
Dari sisi konstruksi, iPhone lipat tersebut diperkirakan membawa bodi yang sangat tipis dengan material paduan baja tahan karat dan titanium. Kombinasi ini disebut dipilih untuk menjaga perangkat tetap kuat sekaligus memberi kesan mewah. Apple juga dikabarkan menaruh perhatian besar pada ketahanan fisik, mengingat perangkat lipat biasanya menghadapi tekanan lebih tinggi di bagian engsel dan lipatan layar.
Untuk daya, Apple disebut menyiapkan baterai berdensitas tinggi yang sebanding dengan iPhone 17. Jenis baterainya kemungkinan mengarah ke silikon-karbon atau lithium-polimer, meski detail akhirnya masih bisa berubah. Fokus utamanya jelas: menjaga kapasitas besar tanpa membuat bodi perangkat menjadi terlalu tebal.
Harga Premium dan Jadwal Produksi yang Masih Jauh
Soal harga, perangkat ini diperkirakan berada di kisaran USD2.000 hingga USD2.500. Jika dikonversi, angka itu setara dengan sekitar Rp30 juta atau lebih, tergantung kurs yang berlaku. Dengan banderol setinggi itu, iPhone lipat akan langsung masuk kategori ultra-premium dan menyasar pengguna yang memang mengincar teknologi terbaru tanpa kompromi.
Adapun produksi massalnya disebut baru dimulai pada kuartal keempat 2026. Sementara itu, spesifikasi final diperkirakan baru benar-benar dirampungkan pada kuartal kedua 2025. Apple bahkan sudah disebut menyiapkan generasi kedua iPhone lipat yang kemungkinan hadir pada paruh kedua 2027, menandakan proyek ini bukan percobaan sesaat, melainkan bagian dari strategi jangka panjang.
Meski begitu, seluruh informasi ini masih berupa prediksi dan dapat berubah seiring perkembangan berikutnya. Untuk saat ini, iPhone lipat Apple masih berada di tahap pengamatan publik, tetapi arah desain, material, dan banderol harga yang muncul sudah cukup untuk menunjukkan bahwa Apple tampaknya tidak ingin bermain setengah langkah saat akhirnya terjun ke pasar ini.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
