Pertemuan Pandawara Group dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (11/3), menjadi momentum penting bagi gerakan lingkungan yang mereka bangun. Bukan sekadar audiensi biasa, pertemuan itu membuka ruang lebih besar bagi upaya pembersihan sungai yang selama ini mereka dorong, sekaligus menyoroti tantangan nyata di lapangan, mulai dari urusan izin yang berbelit hingga biaya operasional yang tidak kecil.
Suara dari Lapangan Dibawa ke Istana
Dalam pertemuan tersebut, Pandawara Group menyampaikan langsung harapan mereka agar program pembersihan sungai bisa mendapat dukungan yang lebih kuat. Kelompok ini selama ini dikenal aktif menggerakkan aksi bersih-bersih dan mengajak publik ikut peduli pada persoalan lingkungan yang kerap luput dari perhatian. Namun, di balik semangat itu, mereka juga menghadapi hambatan teknis yang membuat gerakan mereka tidak selalu mudah dijalankan.
Masalah perizinan dan kebutuhan biaya menjadi dua kendala yang disebut menghambat perluasan aksi di berbagai daerah. Karena itu, pertemuan dengan Presiden Prabowo dinilai penting, bukan hanya untuk menyampaikan aspirasi, tetapi juga untuk mencari jalan agar gerakan ini bisa berkembang lebih sistematis.
Prabowo Soroti Sampah Sebagai Masalah Nasional
Prabowo merespons positif inisiatif Pandawara Group dan menilai kegiatan mereka patut didukung. Ia menegaskan bahwa persoalan sampah bukan isu kecil, melainkan masalah nasional yang membutuhkan kerja bersama dari masyarakat, pihak swasta, dan pemerintah. Dalam pandangannya, penyelesaian persoalan lingkungan tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja.
Presiden juga berharap dukungan pemerintah dapat membuat gerakan seperti Pandawara Group menjangkau wilayah yang lebih luas. Sikap ini memberi sinyal bahwa upaya komunitas dalam menangani sampah dan menjaga kebersihan lingkungan memiliki tempat dalam agenda yang lebih besar.
Optimisme untuk Menjadi Gerakan yang Lebih Besar
Bagi Pandawara Group, pertemuan tersebut menjadi suntikan semangat untuk melangkah lebih jauh. Mereka berharap dukungan yang muncul dari pertemuan di Istana Merdeka tidak berhenti pada apresiasi, tetapi benar-benar membuka peluang agar program mereka bisa diperluas secara nasional. Dengan perhatian yang semakin besar, gerakan ini berpeluang menjadi contoh bahwa kepedulian lingkungan bisa tumbuh dari inisiatif komunitas dan mendapat penguatan dari negara.
Source link
