Nasib Astronaut NASA Terjebak di Antariksa selama 9 Bulan

Date:

Nasib Astronaut NASA Terjebak di Antariksa selama 9 Bulan

Kedatangan pesawat luar angkasa Dragon milik SpaceX ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada Minggu (16/3) waktu setempat menjadi titik balik bagi dua astronaut NASA, Butch Wilmore dan Suni Williams. Setelah lebih dari sembilan bulan berada di orbit, keduanya akhirnya mendapat jalan pulang ke Bumi.

Misi Crew-10 Tiba Setelah Perjalanan 29 Jam

Misi Crew-10 merapat ke ISS sekitar 29 jam setelah meluncur dari Kennedy Space Center, Florida, pada Jumat (14/3) malam waktu setempat. Kedatangannya disambut suasana penuh haru di dalam stasiun luar angkasa, karena misi ini bukan hanya membawa kru baru, tetapi juga membuka fase akhir bagi kepulangan dua astronaut yang sudah terlalu lama tinggal di sana.

Dalam penerbangan tersebut, SpaceX mengangkut astronaut NASA, astronaut dari Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang, serta kosmonaut Rusia. Kehadiran mereka menandai pergantian kru yang berjalan sesuai rencana, sekaligus memperkuat operasi bersama di ISS yang melibatkan banyak negara.

Dari Misi Delapan Hari Menjadi Lebih dari Sembilan Bulan

Wilmore dan Williams sejatinya hanya dijadwalkan menjalani misi selama delapan hari. Namun, sejak Juni 2024, keduanya tertahan di ISS lebih lama dari perkiraan setelah NASA dan Boeing menemukan masalah teknis pada pesawat ruang angkasa yang semestinya membawa mereka pulang.

Untuk menekan risiko, NASA dan Boeing kemudian memutuskan mengembalikan pesawat itu tanpa awak. Keputusan tersebut membuat Wilmore dan Williams harus menunggu hingga ada kesempatan aman untuk kembali ke Bumi, yang baru terbuka setelah kedatangan Crew-10.

Giliran Kru Baru Menjalani Tugas Enam Bulan

Setelah proses serah terima selesai, para astronaut Crew-10 akan tinggal di ISS selama enam bulan ke depan. Selama periode itu, mereka dijadwalkan menjalankan uji coba dan riset ilmiah yang menjadi bagian dari aktivitas rutin stasiun luar angkasa.

Dengan begitu, misi yang semula hanya dimaksudkan sebagai perjalanan singkat bagi Wilmore dan Williams justru berubah menjadi penugasan panjang yang menyoroti betapa rapuhnya jadwal penerbangan antariksa ketika persoalan teknis muncul di tengah misi.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Dibuka Sayembara Rp100 Juta untuk Ijazah SMA Gibran: Kesempatan Emas!

Denny Indrayana Menantang Gibran untuk Menunjukkan Ijazah SMA Mantan Wakil...

Temuan 995 Senjata: Sekolah Jaksel Terapkan PJJ Total

Sekolah di Jakarta Selatan Terapkan PJJ Setelah Temuan 995...

Optimalisasi Pengadilan untuk Mengurangi Kerugian Negara

Pakar Hukum: Pengadilan Perlu Konsisten...

Polisi Tangkap Empat Perusak Kabel Optik di Pademangan

Polisi Tangkap Empat Pelaku Perusakan Kabel Optik di Pademangan Unit...