Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menegaskan keyakinannya bahwa Tim Nasional Indonesia masih punya ruang besar untuk bangkit dan berkembang dalam beberapa tahun ke depan. Sikap optimistis itu ia sampaikan saat membuka Sidang Kabinet Pleno bersama para menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih di Istana Presiden Jakarta, Jumat sore.
Prabowo Tetap Percaya di Tengah Kekalahan
Pernyataan Prabowo muncul setelah Indonesia menelan kekalahan 1-5 dari Australia pada laga terakhir. Namun, alih-alih melihat hasil itu sebagai kemunduran mutlak, ia menilai tim nasional sedang berada dalam fase pembenahan yang membutuhkan waktu, konsistensi, dan dukungan penuh.
Menurut Prabowo, hadirnya pemain baru, pelatih baru, dan staf teknis baru menjadi modal penting untuk membangun tim yang lebih kuat. Ia menilai perubahan itu bukan sekadar pergantian nama, melainkan bagian dari proses memperbaiki fondasi sepakbola nasional agar lebih kompetitif di masa depan.
Kerja Tim Jadi Kunci Utama
Dalam sambutannya, Prabowo menekankan bahwa keberhasilan tidak bisa dicapai hanya oleh satu pihak. Ia menyebut kekuatan utama sebuah tim terletak pada kekompakan, koordinasi, dan kerja sama yang solid antarpemain maupun seluruh elemen pendukung.
Bagi Prabowo, sepakbola bukan hanya soal menang atau kalah. Lebih dari itu, olahraga ini mencerminkan semangat, tekad, dan identitas bangsa. Karena itu, ia menilai pembenahan tim nasional harus dipandang sebagai kerja bersama yang menuntut kesabaran sekaligus komitmen jangka panjang.
Optimisme untuk Masa Depan
Prabowo juga menegaskan bahwa capaian yang sudah diraih hingga saat ini tidak mungkin hadir tanpa kerja keras kolektif. Pesan itu sekaligus menjadi penegasan bahwa pembangunan sepakbola nasional membutuhkan arah yang jelas dan dukungan yang tidak setengah-setengah, baik dari pemain, pelatih, maupun jajaran pengelola tim.
Dengan nada percaya diri, Prabowo menyiratkan bahwa perjalanan Timnas Indonesia belum selesai. Justru dari situ, ia melihat peluang untuk membangun skuad yang lebih matang, lebih padu, dan lebih siap menghadapi tantangan berikutnya.
Source link
