POCO kembali menggebrak pasar ponsel kelas menengah-premium lewat kehadiran POCO F7 Pro, yang diposisikan sebagai opsi lebih ramah kantong dibanding POCO F7 Ultra. Dengan banderol di bawah Rp9 juta, perangkat ini langsung menarik perhatian karena membawa spesifikasi yang tetap agresif, terutama di sisi performa dan daya tahan baterai.
Snapdragon 8 Gen 3 Jadi Andalan
Meski bukan chipset paling anyar, POCO F7 Pro dibekali Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3 yang masih sangat bertenaga untuk kebutuhan harian, bermain gim, hingga multitasking berat. Jika dibandingkan dengan POCO F6 Pro dan POCO F6, model ini tetap menawarkan peningkatan yang terasa di kelasnya. POCO tampaknya ingin menegaskan bahwa performa tinggi tidak harus selalu dibanderol mahal.
Desain Mirip Ultra, Tapi Tanpa Warna Kuning
Dari sisi tampilan, bodi belakang POCO F7 Pro dibuat menyerupai POCO F7 Ultra. Namun ada perbedaan pada pilihan warna, karena model ini hadir dalam tiga varian tanpa opsi kuning yang identik dengan lini POCO tertentu. Di bagian kamera, perangkat ini membawa sensor utama 50MP wide angle dengan OIS, ditemani kamera ultrawide 8MP. Sementara itu, kamera depan 20MP disiapkan untuk swafoto dan panggilan video.
Layar QHD+ dan Perlindungan IP68
POCO F7 Pro juga menawarkan layar 6,67 inci dengan resolusi QHD+ dan refresh rate 120Hz, kombinasi yang biasanya dicari pengguna yang mengutamakan visual tajam dan animasi mulus. Untuk ketahanan, ponsel ini sudah mengantongi sertifikasi IP68, yang membuatnya lebih siap menghadapi debu dan percikan air dalam penggunaan sehari-hari.
Baterai Besar, Pengisian Cepat
Salah satu daya tarik utama POCO F7 Pro ada pada baterai 6000mAh yang dipadukan dengan pengisian cepat 90W. Kapasitas besar ini memberi ruang lebih luas bagi pengguna yang aktif seharian tanpa terlalu sering mencari colokan. Di sisi harga, POCO F7 Pro dijual mulai dari USD499 atau sekitar Rp8,1 juta untuk varian 12/256GB, serta USD549 atau sekitar Rp8,9 juta untuk varian 12/512GB. POCO juga menyiapkan harga early bird yang dibuat lebih terjangkau untuk periode awal penjualan.
Source link
