Apple kembali dikaitkan dengan lompatan besar di sektor pengisian daya nirkabel. Kali ini, sorotan tertuju pada dukungan standar Qi 2.2 yang disebut-sebut bisa membawa kemampuan wireless charging hingga 50W pada iPhone 17. Isyarat itu muncul dari dokumen regulator di NCC Taiwan yang memuat dua model charger MagSafe, yakni A3503 dan A3502.
Petunjuk dari dokumen regulator
Meski kedua charger tersebut tercatat memiliki kecepatan pengisian hingga 45W, dokumen itu sekaligus menunjukkan bahwa standar Qi 2.2 secara teknis mampu mendukung output sampai 50W. Temuan ini membuat rumor soal iPhone 17 semakin menguat, terutama karena Apple selama ini dikenal berhati-hati dalam membuka akses ke teknologi pengisian yang lebih agresif.
Bukan cuma lebih cepat, tapi juga lebih presisi
Selain menawarkan daya yang lebih tinggi, Qi 2.2 juga dikabarkan membawa peningkatan pada akurasi magnetik. Artinya, perangkat bisa menempel ke charger dengan lebih cepat dan lebih presisi. Bagi pengguna MagSafe, perubahan ini bukan sekadar soal angka watt, tetapi juga pengalaman pemakaian yang lebih praktis dan stabil saat mengisi daya.
Apple mengejar ritme pasar
Jika benar hadir di iPhone 17, dukungan pengisian nirkabel 50W akan menjadi sinyal bahwa Apple ingin menjaga daya saing di tengah pasar smartphone yang semakin agresif, terutama dari produsen Android. Namun hingga kini, kabar tersebut masih berada di ranah spekulasi, meski jejak awalnya sudah terlihat lewat dokumen regulator yang beredar.
Para pengguna iPhone dan penggemar MagSafe kini menunggu apakah Apple benar-benar akan menjadikan teknologi ini sebagai salah satu pembaruan utama pada generasi berikutnya. Jika terwujud, iPhone 17 bisa menjadi salah satu perangkat yang paling menarik perhatian dalam persaingan pengisian nirkabel tahun ini.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
