Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Kampus Bhinneka Tunggal Ika Universitas Pertahanan (Unhan) sebagai ruang pendidikan yang diproyeksikan melahirkan calon-calon pemimpin bangsa. Dalam momen peresmian itu, Prabowo menegaskan bahwa kampus tersebut bukan sekadar fasilitas akademik, melainkan bagian dari upaya menyiapkan kader terbaik Indonesia untuk menghadapi masa depan.
Prabowo Soroti Peran SBY dalam Lahirnya Unhan
Di hadapan para undangan, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono. Ia menyebut SBY sebagai pendiri Universitas Pertahanan dan menilai gagasan pendidikan yang dibangun memiliki arah yang sejalan dengan pandangannya tentang masa depan generasi penerus.
Prabowo juga menekankan bahwa visi dirinya dan SBY dalam hal pendidikan serta pembentukan sumber daya manusia memiliki kesamaan. Karena itu, peresmian Kampus Bhinneka Tunggal Ika diposisikan sebagai kelanjutan dari cita-cita membangun lembaga pendidikan yang mampu mencetak pemimpin bangsa dengan karakter kuat dan kesiapan menghadapi tantangan strategis.
Suasana Hangat Warnai Peresmian
Hubungan keduanya turut menjadi perhatian dalam acara tersebut. SBY terlihat memberikan senyum dan salam hormat kepada Prabowo, yang kemudian disambut tepuk tangan hadirin. Momen itu memberi warna tersendiri pada peresmian kampus, sekaligus memperlihatkan kedekatan dan penghargaan di antara dua tokoh yang pernah sama-sama memimpin Indonesia.
Dengan hadirnya Kampus Bhinneka Tunggal Ika Unhan, pemerintah menegaskan kembali pentingnya pendidikan pertahanan sebagai bagian dari pembentukan kepemimpinan nasional. Kampus ini ditempatkan sebagai salah satu wadah untuk menyiapkan generasi yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki orientasi pengabdian bagi negara.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
