Deportasi WNA Yaman Terkait Kasus Narkoba di Imigrasi Jaksel

Date:

Jakarta Selatan — Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan mengambil langkah tegas dengan mendeportasi seorang warga negara asing asal Yaman berinisial FSA yang terseret kasus narkoba. Proses pemulangan dilakukan pada Selasa, 11 Juni, melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, setelah status keimigrasian yang bersangkutan dinyatakan tidak lagi sah di Indonesia.

Kasus Narkoba di Bali Berujung Deportasi

Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Bugie Kurniawan, menjelaskan bahwa FSA sebelumnya terlibat dalam perkara penggunaan narkotika di Bali dan sempat ditahan oleh kepolisian setempat. Dalam proses hukumnya, FSA disebut tetap menyatakan tidak bersalah dan bahkan menempuh upaya banding hingga ke Mahkamah Agung. Namun, perjalanan hukum itu tidak mengubah status keimigrasiannya yang sudah bermasalah.

Menurut Bugie, paspor FSA telah kedaluwarsa, sementara izin tinggalnya di Indonesia juga tidak berlaku lagi. Kondisi tersebut membuat keberadaan FSA di wilayah Indonesia tidak lagi memiliki dasar hukum yang sah. Dari titik inilah, proses deportasi kemudian dijalankan oleh pihak imigrasi.

Masuk Daftar Penangkalan

Selain dipulangkan, FSA juga dimasukkan ke dalam daftar penangkalan berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Artinya, ia tidak bisa kembali masuk ke Indonesia dalam waktu yang belum ditentukan. Langkah ini menjadi bagian dari penegakan aturan keimigrasian terhadap warga asing yang dianggap melanggar ketentuan hukum di Indonesia.

SPLP Jadi Dasar Pemulangan

Untuk melancarkan proses deportasi, Kedutaan Besar Yaman di Jakarta menerbitkan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP). Dokumen tersebut menjadi dasar administrasi agar FSA dapat dipulangkan melalui jalur resmi. Dengan itu, deportasi dapat dilakukan tanpa hambatan berarti dan seluruh prosesnya berada dalam pengawasan otoritas terkait.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Muktamar Ke-15 Nasyiatul Aisyiyah: Dakwah Berkemajuan dalam Perubahan Zaman

Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari,...

Yayasan Mengakui Kekeliruan Terkait Sumber Asal Senjata di Sekolah

Ratusan Senjata Ditemukan di Sekolah Swasta: Pengurus Baru Tak...

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh: Terobos Pemerintah China

Rencana Pengalihan Kepemilikan Saham KCIC ke Pemerintah China Menteri Koordinator...

Pemkot Jakut Memetakan Potensi Kerawanan Tawuran dan Konflik Sosial

Pemerintah Kota Jakarta Utara Mempetakan Potensi Kerawanan Tawuran dan...