Kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Singapura pada malam Minggu, 15 Juni, tak hanya menjadi agenda kenegaraan biasa. Di lobi hotel tempatnya menginap, suasana berubah hangat ketika warga Indonesia yang tinggal di Singapura menyambut kedatangan kepala negara itu dengan sorak-sorai, bendera kecil Merah Putih dan Singapura, serta ekspresi bangga yang sulit disembunyikan.
Sambutan Meriah dari Pelajar dan Komunitas Indonesia
Yang paling mencuri perhatian adalah kehadiran anak-anak sekolah dasar, mahasiswa, dan anggota komunitas Indonesia yang sudah menunggu untuk melihat langsung Prabowo. Mereka menyambutnya dengan antusias, memanggil namanya, lalu berebut kesempatan untuk berjabat tangan dan berfoto bersama. Momen itu berlangsung dalam suasana akrab, jauh dari kesan formal, karena Presiden juga meluangkan waktu untuk berbincang singkat dengan para peserta yang hadir.
Di antara yang hadir, sejumlah siswa Sekolah Indonesia Singapura tampak sangat bersemangat. Zizi dan Farhan, dua anak SIS, mengaku senang bisa bertemu langsung dengan Presiden. Mereka juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan Prabowo ke Singapura dan mendoakan agar ia sukses menjalankan tugasnya sebagai pemimpin negara.
Guru Merasa Bangga dan Terinspirasi
Tak hanya siswa yang merasakan kebanggaan. Michael Hary, salah satu guru di Sekolah Indonesia Singapura, menyebut kehadiran Prabowo memberi dorongan moral bagi anak-anak untuk terus belajar dan menjaga semangat berkontribusi bagi Indonesia. Menurutnya, momen seperti ini penting karena membuat para pelajar merasa dekat dengan negaranya, meski berada di luar tanah air.
Bagi komunitas Indonesia di Singapura, penyambutan ini menjadi lebih dari sekadar sapaan kepada seorang presiden. Kehadiran Prabowo menghadirkan rasa kebersamaan, sekaligus menguatkan identitas mereka sebagai bagian dari bangsa Indonesia yang tetap terhubung dengan tanah air, di mana pun berada.
Source link
