Direksi Baru Telkom Mulai Langkah, Target 100 Hari

Date:

Direksi baru PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk langsung tancap gas. Di awal masa kerja, manajemen menetapkan agenda 100 hari sebagai pijakan untuk mempercepat transformasi Telkom menuju digital telco terdepan di Indonesia dan kawasan regional. Langkah ini menjadi sinyal bahwa perusahaan tidak ingin sekadar beradaptasi, tetapi juga bergerak lebih cepat dalam merespons perubahan industri yang makin kompetitif.

Fokus awal: organisasi lincah dan eksekusi yang lebih rapi

Program 100 hari tersebut diarahkan pada tiga prioritas utama: memperkuat transformasi menjadi digital telco terdepan, membangun organisasi yang lebih agile dan kolaboratif dengan tata kelola global, serta menanamkan budaya service excellence. Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, menekankan pentingnya menyerap masukan dari stakeholder, mitra, dan pelanggan sebagai dasar penyusunan agenda transformasi ke depan.

Selama dua pekan pertama, direksi baru disebut telah melakukan kajian menyeluruh terhadap berbagai aspek perusahaan. Evaluasi itu mencakup strategi bisnis hingga pendekatan terhadap customer experience, sebagai bagian dari upaya memastikan arah perusahaan lebih presisi dan selaras dengan kebutuhan pasar.

Perkuat tata kelola dan pengalaman pelanggan

Telkom menegaskan komitmennya untuk memperkuat eksekusi agar seluruh mesin bisnis berjalan optimal. Fokusnya ada pada tata kelola yang akuntabel, terukur, dan terintegrasi, sehingga setiap langkah transformasi tidak hanya cepat, tetapi juga lebih tertib dan bisa dipertanggungjawabkan.

Di sisi layanan, perusahaan juga akan meningkatkan customer experience, baik untuk pelanggan eksternal maupun internal organisasi. Pendekatan ini menunjukkan bahwa pembenahan Telkom tidak hanya diarahkan ke pasar, tetapi juga ke dalam struktur kerja perusahaan agar lebih responsif dan efisien.

Infrastruktur digital tetap jadi tumpuan

Selain pembenahan internal, Telkom juga tetap menempatkan penguatan infrastruktur digital nasional dan regional sebagai prioritas. Pengembangan jaringan satelit, fiber optic, dan submarine cable akan terus didorong untuk menopang kebutuhan konektivitas yang semakin besar.

Pembangunan pusat data di berbagai tingkatan juga akan diperluas. Langkah ini ditujukan untuk menangkap peluang pasar digital yang terus tumbuh, sekaligus memperkuat posisi Telkom dalam ekosistem digital yang berkembang cepat di Indonesia dan sekitarnya.

Source link

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Tata Kelola 27 Ribu SPPG: Perubahan Besar di Tengah BGN

Mayjen TNI (Purn) Trenggono, selaku Wakil Kepala BGN, memastikan...

Tabrakan Empat Kendaraan di Tol Japek: Polisi Ungkap Kronologinya

Empat Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Jakarta-Cikampek Jakarta -...

Menteri P2MI Rencanakan Pembentukan Gakkum untuk Perlindungan Pekerja Migran

Menteri P2MI Usulkan Pembentukan Gakkum untuk Perkuat Perlindungan Pekerja...

Update Kasus Pencurian Inventaris Karang Taruna Bungur: Kejari Tunggu Berkas

Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Masih Menunggu Berkas Kasus Pencurian...