Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, meresmikan Ngoerah Sun Wellness and Aesthetic Center (NSWAC) di Rumah Sakit Umum Pusat Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah, Denpasar, Bali, dalam sebuah langkah yang menandai ambisi baru Indonesia di layanan kesehatan modern. Di hadapan para pejabat dan pengelola rumah sakit, Prabowo menyebut fasilitas ini bukan sekadar tambahan unit layanan, melainkan bukti bahwa Indonesia mampu menghadirkan standar perawatan yang tak kalah dari rumah sakit terbaik di luar negeri.
Layanan Kesehatan yang Dibuat untuk Pasar Lebih Luas
NSWAC merupakan pengembangan dari RSUP Ngoerah yang fokus pada layanan wellness dan estetika. Ada empat layanan utama yang ditawarkan, yakni Medical Check-Up (MCU), Aesthetic Dentistry, Dermaesthetic, dan Plastic Surgery. Dengan dukungan teknologi canggih, fasilitas ini diposisikan untuk menjangkau pasar internasional, sekaligus memberi pilihan baru bagi masyarakat yang selama ini mencari layanan serupa ke luar negeri.
Dalam pernyataannya, Prabowo menegaskan bahwa kehadiran pusat layanan seperti NSWAC bukan hanya soal kesehatan, tetapi juga berkaitan langsung dengan kepentingan ekonomi nasional. Ia menilai, ketika masyarakat mendapatkan layanan berkualitas di dalam negeri, maka arus keluar dana untuk berobat ke luar negeri bisa ditekan.
Ditinjau Langsung Sebelum Diresmikan
Sebelum acara peresmian, Prabowo terlebih dahulu meninjau fasilitas NSWAC secara langsung. Ia didampingi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Sekretaris Kabinet Letkol Inf. Teddy Indra Wijaya, serta sejumlah pejabat dari Kementerian Kesehatan. Hadir pula Direktur Utama RSUP Prof. Ngoerah, Dr. I Wayan Sudhana, dan General Manager NSWAC, Dr. Nahla Shihab.
Prabowo berharap keberadaan NSWAC dapat menjadi contoh bagi pengembangan layanan kesehatan serupa di daerah lain. Lebih jauh, ia melihat fasilitas ini sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia dalam industri pariwisata medis, yang selama ini masih didominasi negara-negara tetangga.
Pesan di Balik Peresmian
Peresmian NSWAC di Bali memperlihatkan arah baru pembangunan layanan kesehatan yang tidak hanya mengejar fungsi medis, tetapi juga kenyamanan, estetika, dan daya saing internasional. Dengan model seperti ini, pemerintah ingin menunjukkan bahwa rumah sakit di Indonesia bisa bersaing dalam kualitas sekaligus menjadi magnet bagi pasien dari dalam dan luar negeri.
Source link
