Prabowo Apresiasi Kepolisian: Peningkatan Produksi Pangan

Date:

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberi sorotan khusus kepada Kepolisian RI dalam peringatan HUT ke-79 Bhayangkara di Monas, Jakarta. Di hadapan jajaran Polri, Prabowo menegaskan bahwa kedaulatan pangan bukan sekadar program kerja, melainkan fondasi utama keamanan negara. Menurutnya, negara yang kuat harus mampu memastikan kebutuhan pangan rakyatnya tetap terjaga.

Apresiasi untuk capaian produksi pangan

Dalam pidatonya, Prabowo mengakui peran Polri yang dinilai ikut mendorong peningkatan produksi jagung nasional hingga mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Ia menyebut capaian itu sebagai bukti bahwa institusi kepolisian tidak hanya bergerak di bidang keamanan, tetapi juga memberi kontribusi nyata dalam sektor strategis yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

Prabowo menilai keberhasilan tersebut patut diapresiasi karena menunjukkan adanya kerja lintas sektor yang berdampak langsung pada kekuatan pangan nasional. Ia menekankan bahwa ketahanan pangan harus terus dijaga agar Indonesia tidak rapuh menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Polri dan program strategis untuk rakyat

Selain soal produksi pangan, Prabowo juga memuji langkah Polri yang ikut mendukung program strategis pemerintah, termasuk Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk anak-anak serta ibu hamil dan menyusui. Menurutnya, inisiatif semacam ini penting karena menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dan berkaitan langsung dengan masa depan generasi Indonesia.

Dalam momentum Hari Bhayangkara itu, Prabowo kembali menegaskan bahwa menjaga pangan berarti menjaga keselamatan rakyat. Ia meminta Kepolisian RI untuk terus melanjutkan pengabdian dan mempertahankan kepercayaan publik dengan selalu mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya. Baginya, keberpihakan pada rakyat harus menjadi pegangan utama dalam setiap langkah institusi negara.

Pesan tegas di Hari Bhayangkara

Prabowo menyampaikan bahwa perjuangan menjaga ketahanan pangan bukan pekerjaan sesaat, melainkan bagian dari strategi besar untuk menyelamatkan masa depan bangsa. Karena itu, ia berharap Polri tidak hanya menjaga keamanan dalam arti sempit, tetapi juga ikut memastikan rakyat memiliki akses pada kebutuhan paling mendasar.

Pesan tersebut menjadi salah satu penegasan paling kuat dalam peringatan HUT ke-79 Bhayangkara di Monas: negara yang ingin aman harus terlebih dahulu memastikan rakyatnya cukup makan, sehat, dan terlindungi.

Source link

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Muktamar Ke-15 Nasyiatul Aisyiyah: Dakwah Berkemajuan dalam Perubahan Zaman

Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari,...

Yayasan Mengakui Kekeliruan Terkait Sumber Asal Senjata di Sekolah

Ratusan Senjata Ditemukan di Sekolah Swasta: Pengurus Baru Tak...

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh: Terobos Pemerintah China

Rencana Pengalihan Kepemilikan Saham KCIC ke Pemerintah China Menteri Koordinator...

Pemkot Jakut Memetakan Potensi Kerawanan Tawuran dan Konflik Sosial

Pemerintah Kota Jakarta Utara Mempetakan Potensi Kerawanan Tawuran dan...