Kementerian Komunikasi dan Digital telah mengumumkan bahwa program internet cepat Sekolah Rakyat akan didanai oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Menurut Direktur Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komdigi, Wayan Toni Supriyanto, mereka bertanggung jawab untuk memastikan infrastruktur mendekat ke sekolah-sekolah rakyat dan menjaga kualitas layanan sesuai dengan kapasitas yang diberikan. Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid telah memberikan bantuan layanan internet cepat langsung kepada dua sekolah rakyat di Yogyakarta.
Sekolah rakyat di Kabupaten Sleman menerima layanan internet 100 Mbps untuk mendukung 75 siswa dari tiga rombongan belajar, sedangkan di Kabupaten Bantul mendapat dukungan 200 Mbps yang akan digunakan oleh 200 siswa dari lima kabupaten/kota di Yogyakarta. Rencananya, program Sekolah Rakyat akan resmi diluncurkan oleh Presiden Prabowo pada 14 Juli 2025 sebagai bagian dari strategi pembangunan manusia yang berkelanjutan dan berkeadilan.

