Pengemudi Tabrakan Beruntun di Jakarta Timur Diduga Mengantuk

Date:

Diduga Mengantuk, Fortuner Picu Tabrakan Beruntun di Jalan Ahmad Yani Jakarta Timur

Kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Ahmad Yani, Jakarta Timur, pada Jumat pagi menyisakan sejumlah pertanyaan, mulai dari dugaan pengemudi mengantuk hingga keaslian pelat dinas pada mobil yang terlibat. Insiden itu terjadi saat arus lalu lintas mendekati lampu merah di depan Halte Transjakarta Utan Kayu, ketika sebuah Toyota Fortuner kehilangan kendali dan menghantam kendaraan di depannya.

Dugaan Awal: Sopir Kehilangan Konsentrasi

Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Laka Lantas) Polres Metro Jakarta Timur, AKP Darwis, menyebut dugaan sementara mengarah pada kondisi pengemudi Fortuner yang mengantuk. Dalam kondisi itu, mobil diduga melaju tanpa kendali dan menabrak beberapa kendaraan, termasuk sepeda motor serta mobil lain yang sedang berada di depan.

Hingga kini, polisi masih menelusuri penyebab pasti kecelakaan tersebut. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan apakah faktor kelalaian pengemudi menjadi pemicu utama atau ada kemungkinan lain yang turut berperan dalam insiden beruntun itu.

Pelat Dinas Ikut Disorot

Selain soal penyebab kecelakaan, polisi juga mendalami keaslian pelat dinas yang terpasang pada mobil Fortuner tersebut. Pemeriksaan ini penting karena dalam beberapa kasus, pelat dinas kerap disalahgunakan pada kendaraan yang tidak semestinya. Namun, untuk kasus ini, kepolisian belum mengeluarkan keterangan resmi mengenai status kendaraan yang terlibat.

Di sisi lain, pengemudi Fortuner saat ini masih menjalani perawatan di RS Persahabatan. Kondisinya menjadi bagian dari penyelidikan lanjutan yang dilakukan aparat untuk mengurai kronologi lengkap kecelakaan pagi itu.

Korban Kaget Saat Menunggu Lampu Hijau

Salah satu korban, Farah, mengaku tak sempat menghindar ketika mobil dari belakang menghantam kendaraannya saat ia tengah berhenti menunggu lampu hijau. Situasi mendadak itu membuat para pengendara di lokasi panik dan lalu lintas sempat terganggu.

Polisi masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan pihak terkait untuk memastikan urutan kejadian secara utuh. Hingga saat ini, informasi resmi mengenai jumlah korban luka maupun status kendaraan yang diduga memakai pelat dinas masih belum diumumkan.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Muktamar Ke-15 Nasyiatul Aisyiyah: Dakwah Berkemajuan dalam Perubahan Zaman

Ketua Umum Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah, Ariati Dina Puspitasari,...

Yayasan Mengakui Kekeliruan Terkait Sumber Asal Senjata di Sekolah

Ratusan Senjata Ditemukan di Sekolah Swasta: Pengurus Baru Tak...

Rencana Purbaya Kuasai Saham Whoosh: Terobos Pemerintah China

Rencana Pengalihan Kepemilikan Saham KCIC ke Pemerintah China Menteri Koordinator...

Pemkot Jakut Memetakan Potensi Kerawanan Tawuran dan Konflik Sosial

Pemerintah Kota Jakarta Utara Mempetakan Potensi Kerawanan Tawuran dan...