Polisi Tangkap Remaja Bawa Airsoft Gun di Cilincing

Date:

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran, Tiga Remaja di Cilincing Kedapatan Bawa Airsoft Gun

Upaya polisi mencegah tawuran di Jakarta Utara kembali membuahkan hasil. Tiga remaja diamankan Polsek Cilincing setelah kedapatan membawa airsoft gun saat diduga hendak terlibat aksi tawuran pada Minggu dini hari. Penangkapan ini terjadi di tengah patroli rutin yang digelar di sejumlah titik rawan konflik jalanan.

Diamankan Saat Patroli di Titik Rawan

Ketiga remaja tersebut berinisial M (17), MH (14), dan MF (15). Mereka diketahui berasal dari Lagoa, Koja, Jakarta Utara. Saat diamankan, polisi bersama unsur tiga pilar tengah melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di kawasan yang kerap menjadi lokasi bentrokan antarkelompok remaja.

Setelah diamankan, para remaja itu langsung dibawa ke Mapolsek Cilincing untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu pucuk airsoft gun yang diduga akan digunakan dalam aksi tersebut.

Rute Patroli Menyasar Kawasan Strategis

Patroli kali ini melibatkan 40 personel dengan dukungan kendaraan taktis, mobil dinas Polri, mobil Satpol PP, serta sepeda motor. Sejumlah lokasi yang disisir petugas antara lain Jalan Raya Cilincing, Kolong Tol Tanah Merdeka, Kalibaru Barat, Plaza Kalibaru, hingga kawasan Sungai Landak di Cilincing.

Dalam patroli itu, petugas akhirnya mengamankan ketiga remaja yang dicurigai akan terlibat tawuran di depan Pura Dalem Purnajati, Semper Barat, Cilincing. Langkah cepat aparat dinilai penting untuk memutus potensi bentrokan sebelum berkembang menjadi tindak kriminal yang lebih serius.

Polisi Tegaskan Patroli Akan Dilakukan Berkelanjutan

Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri, menegaskan bahwa patroli di titik-titik rawan akan terus digelar secara rutin. Menurut dia, kehadiran polisi bersama tiga pilar menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus memberi rasa aman kepada warga yang beraktivitas di wilayah Jakarta Utara.

Ia juga menekankan bahwa pencegahan dini terhadap tawuran dan kriminalitas jalanan tidak bisa dilakukan sesekali saja, melainkan harus konsisten. Dengan pengawasan yang lebih ketat, aparat berharap potensi gangguan kamtibmas dapat ditekan sebelum menimbulkan korban atau kerugian yang lebih besar.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Menata Pertahanan Indonesia dari Dukungan Nasional hingga Struktur Satuan

Penataan pertahanan Indonesia perlu menghubungkan kesiapan sumber daya nasional dengan struktur satuan militer yang tepat.

Kurangi Sampah Plastik: Pentingnya Tas Belanja Reusable

Penggunaan tas belanja yang dapat dipakai berulang kali menjadi...

Poco F9 Ultra dan F9 Pro Meluncur dengan Layar 185Hz

Poco resmi membawa F9 Ultra dan F9 Pro ke...

Pria 57 Tahun di Kembangan Ditemukan Tewas Usai Berkelahi

Seorang pria berinisial AC (57) meninggal dunia setelah terlibat...