Umar Surya Fana Deklarasi Maju sebagai Ketum Perbakin DKI Jakarta
Umar Surya Fana resmi menyatakan langkahnya untuk maju sebagai calon Ketua Umum Perbakin DKI Jakarta periode 2026-2030. Pernyataan itu ia sampaikan dalam momen penutupan Velox Hunting Competition Online III-2025 di Kompleks BIN, Kalibata, Jakarta Selatan, pada 1 November 2025. Di hadapan para peserta dan undangan, Umar membawa pesan yang cukup tegas: organisasi olahraga menembak harus dikelola dengan lebih rapi, terbuka, dan tidak memberi ruang bagi penyimpangan.
Menawarkan Perbakin DKI yang Lebih Terbuka
Dalam penyampaiannya, Umar menekankan bahwa Perbakin DKI Jakarta ke depan perlu menjadi organisasi yang transparan dan profesional. Ia menilai, pembinaan olahraga tidak cukup hanya mengandalkan semangat bertanding, tetapi juga memerlukan tata kelola yang akuntabel. Menurutnya, pengelolaan dana yang bersumber dari APBD maupun APBN harus dijalankan dengan disiplin penuh dan tanpa kompromi.
Umar, yang memiliki pengalaman panjang di Bidang Tipikor, juga menegaskan prinsip zero tolerance terhadap penyalahgunaan anggaran. Baginya, integritas adalah fondasi penting agar organisasi bisa dipercaya oleh atlet, pelatih, dan komunitas yang terlibat di dalamnya.
Fokus pada Pembinaan Atlet dan Komunitas
Selain soal tata kelola, Umar juga menyoroti pentingnya pembinaan atlet muda. Ia ingin Perbakin DKI tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga ruang tumbuh bagi talenta baru yang membutuhkan dukungan berkelanjutan. Di saat yang sama, ia melihat perlunya memperkuat kerja sama dengan komunitas pemburu di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari ekosistem olahraga menembak.
Visi yang ia bawa menempatkan olahraga menembak bukan sekadar ajang prestasi, melainkan juga kebanggaan yang harus dijalankan dengan tanggung jawab penuh. Dengan pendekatan itu, Umar berharap Perbakin DKI Jakarta bisa berkembang lebih sehat, lebih tertib, dan memberi manfaat nyata bagi kemajuan atlet serta masa depan olahraga menembak di Jakarta.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
