Prahara Kursi vs Nestapa: Dampak pada Warga NU

Date:

Di tengah riuh perebutan pengaruh di tubuh organisasi, tokoh muda Nahdlatul Ulama, Roy Murtadho, mengingatkan satu hal yang menurutnya jauh lebih mendesak: nasib warga NU di lapisan bawah. Ia menilai kegaduhan internal tidak semestinya membuat Nahdliyin larut dalam duka yang berlebihan, sebab persoalan yang dihadapi anggota NU di akar rumput jauh lebih berat dan nyata setiap hari.

Roy Murtadho Soroti Jarak Elit dan Akar Rumput

Menurut Roy, pertikaian politik di kalangan elite organisasi tidak sebanding dengan beban hidup yang ditanggung banyak warga NU. Di lapangan, kata dia, masih banyak keluarga NU yang bergulat dengan kondisi ekonomi rendah, kehilangan tanah akibat penggusuran, hingga harus menerima pekerjaan buruh dengan upah murah. Sebagian lainnya terpaksa merantau sebagai tenaga kerja Indonesia, meninggalkan keluarga dalam keadaan rentan dan serba terbatas.

Roy menilai situasi itu justru menunjukkan bahwa perhatian organisasi seharusnya lebih banyak diarahkan pada perlindungan umat, bukan tersedot habis oleh konflik internal. Ia mengingatkan bahwa NU lahir sebagai organisasi yang membawa misi pembelaan terhadap kepentingan masyarakat, terutama kelompok yang paling mudah tersingkir dari arus ekonomi dan sosial.

PBNU Dinilai Terlalu Sibuk dengan Urusan Internal

Dalam pandangannya, energi organisasi seharusnya tidak habis untuk mengelola pertarungan kursi di lingkar elite. Roy bahkan menyebut ada ironi ketika PBNU dinilai terlalu fokus pada urusan internal ketimbang persoalan riil yang dialami warga di bawah. Ia menekankan, kegaduhan semacam ini tidak memberi dampak positif langsung bagi mayoritas Nahdliyin yang justru sedang berjuang menghadapi tekanan hidup.

Ajakan Kembali ke Khittah Perjuangan

Roy mengajak warga NU untuk menoleh kembali pada kenyataan di sekitar mereka: keluarga-keluarga yang kesulitan bertahan hidup, buruh dengan penghasilan minim, hingga para perantau yang menanggung risiko jauh dari rumah. Baginya, kepedulian terhadap nasib kelompok inilah yang semestinya menjadi ukuran utama keberpihakan organisasi, bukan seberapa sengit perebutan pengaruh di level elit.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Rosan Konfirmasi Vale Luke Mahony Sebagai Dirut BUMN Ekspor DSI

Rosan Konfirmasi Luke Mahony Sebagai Direktur Utama PT DSI Rosan...

Dirut Terra Drone Divonis 1 Tahun 4 Bulan Penjara: Kasus Kebakaran

Pengadilan Vonis Dirut Terra Drone Indonesia 1 Tahun 4...

Review Motherboard iGame B850M ULTRA: Pilihan Colorful Terbaik

Intip Seri Motherboard Terbaru COLORFUL: iGame B850M ULTRA COLORFUL Technology...

Manajemen Dokumentasi Terbaik dan Akuntabel di Kota Semarang

Kota Semarang Raih Predikat Sangat Memuaskan dalam Ajang Penghargaan...