Kepolisian di Jakarta Utara mulai memperketat persiapan pengamanan menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Di Kecamatan Cilincing, fokus utama diarahkan pada penguatan sinergi tiga pilar bersama unsur masyarakat agar rangkaian ibadah dan perayaan akhir tahun berjalan aman, tertib, dan nyaman.
169 Personel Gabungan Dikerahkan
Kapolsek Cilincing, AKP Bobi Subasri, menegaskan bahwa pengamanan hari besar keagamaan tidak bisa dibebankan kepada satu pihak saja. Karena itu, apel tiga pilar digelar dengan melibatkan 169 personel gabungan dari Polri, TNI, pemerintah daerah, serta elemen masyarakat lainnya. Kehadiran lintas unsur ini menjadi langkah awal untuk menyatukan pola pengamanan di wilayah Cilincing.
Menurut Bobi, koordinasi yang solid dibutuhkan agar setiap titik keramaian bisa diawasi sejak awal. Dengan begitu, potensi gangguan keamanan dapat dicegah sebelum berkembang menjadi persoalan di lapangan.
38 Gereja Jadi Fokus Pengamanan
Di Kecamatan Cilincing terdapat 38 gereja, dan 31 di antaranya akan menggelar ibadah Natal. Kondisi ini membuat pengamanan gereja menjadi prioritas utama selama periode perayaan. Personel yang ditugaskan diminta berkoordinasi langsung dengan pengurus gereja, sekaligus melakukan sterilisasi sebelum ibadah dimulai.
Langkah tersebut disiapkan untuk memastikan umat Kristiani dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa gangguan. Pengamanan tidak hanya difokuskan pada area dalam gereja, tetapi juga lingkungan sekitar yang berpotensi menjadi titik padat aktivitas jemaat.
Pos Pengamanan Didirikan di Tanah Merdeka
Selain pengamanan di rumah ibadah, Polsek Cilincing juga menyiapkan Pos Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Tanah Merdeka. Pos ini menjadi pusat pemantauan sekaligus tempat koordinasi cepat bila diperlukan respons di lapangan. Aparat juga mengajak potensi masyarakat untuk ikut menjaga stabilitas keamanan selama momen Natal dan Tahun Baru.
Kolaborasi antara aparat dan warga diharapkan mampu menciptakan suasana perayaan yang aman, tertib, dan lebih nyaman bagi seluruh umat, khususnya umat Kristiani yang menjalankan ibadah Natal di wilayah Cilincing.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
