JAKARTA UTARA — Misteri kematian seorang ibu dan dua anaknya di sebuah rumah kontrakan di Jalan Warakas 5 Gang 10, Tanjung Priok, masih menyisakan banyak tanda tanya. Hingga kini, penyidik Polres Metro Jakarta Utara belum bisa memastikan apa yang sebenarnya menyebabkan tiga orang itu meregang nyawa di dalam rumah sederhana tersebut.
Penyidik Masih Menunggu Hasil Pemeriksaan
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar, mengatakan proses penyelidikan masih berjalan dan belum ada kesimpulan final soal penyebab kematian para korban. Meski dugaan keracunan sempat muncul, polisi menegaskan bahwa dugaan itu belum bisa dipastikan sebelum seluruh hasil pemeriksaan keluar.
“Proses analisis masih berlangsung,” demikian penjelasan singkat yang menandakan kasus ini belum menemukan titik terang. Polisi kini menunggu hasil pemeriksaan lanjutan terhadap sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.
Mulut Berbusa, Ruam Merah, dan Barang Bukti yang Diamankan
Ketiga korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam rumah kontrakan dengan tanda-tanda mulut berbusa dan ruam merah. Temuan itu membuat penyidik bergerak hati-hati karena setiap detail di tempat kejadian perkara berpotensi menjadi petunjuk penting.
Olah TKP masih berlangsung hingga malam hari. Sejumlah barang dari dalam kontrakan turut diamankan untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium forensik. Di antara benda yang sedang diteliti adalah botol, seprai, dan baju yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Empat Saksi Diperiksa, Termasuk Putra Korban
Selain barang bukti, polisi juga memeriksa saksi-saksi yang mengetahui kondisi terakhir para korban. Salah satunya adalah putra korban yang kini ikut dimintai keterangan. Total ada empat saksi yang akan diperiksa untuk membantu mengurai kronologi kejadian.
Sebelumnya, dua perempuan dan seorang anak laki-laki ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakan di Jalan Warakas 5, Gang 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Sementara itu, satu korban selamat telah dibawa ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan medis.
Korban yang tewas diketahui berinisial AAB (13), SS (50), dan AAL (27). Adapun korban selamat berinisial ASJ (22). Hingga kini, polisi masih menunggu hasil rangkaian pemeriksaan untuk memastikan apakah kematian tiga korban itu berkaitan dengan keracunan atau penyebab lain yang belum terungkap.
Source link
