Polisi Pasar Minggu Janji Lindungi Korban Penyerangan Pegawai Ritel di Ampera Raya
Kepolisian Jakarta Selatan menegaskan komitmennya untuk memberi perlindungan kepada korban penyerangan yang terjadi di Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu. Kasus ini menyita perhatian karena korban merupakan pegawai ritel yang mengalami pemukulan oleh sekelompok orang tak dikenal pada Jumat dini hari. Polisi memastikan penanganan tidak berhenti pada pengumpulan keterangan, tetapi juga pada upaya melindungi korban bila akhirnya melapor resmi.
Polisi: Korban Akan Dilindungi Jika Melapor
Kasi Humas Polres Jakarta Selatan, AKBP Murodih, mengatakan pihaknya siap memberikan perlindungan kepada korban apabila datang melapor ke Polsek atau Polres. Menurut dia, kepolisian saat ini masih mendalami peristiwa tersebut dengan memeriksa lokasi kejadian dan meminta keterangan sejumlah saksi yang mengetahui awal insiden.
Langkah penyelidikan itu dilakukan untuk memperjelas rangkaian peristiwa, termasuk siapa saja yang terlibat dalam aksi pemukulan yang disebut terjadi secara tiba-tiba. Polisi juga masih menelusuri identitas para pelaku yang jumlahnya diperkirakan sekitar tujuh orang laki-laki.
Berawal dari Tabrakan Sepeda Motor
Peristiwa ini bermula saat sebuah mobil putih menabrak sepeda motor yang terparkir di lokasi. Insiden itu kemudian memicu cekcok antara pihak yang terlibat. Tak lama setelahnya, datang mobil hitam yang membawa sekitar tujuh orang tidak dikenal. Mereka disebut langsung melakukan pemukulan terhadap korban.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka-luka. Selain itu, kerusakan pada sepeda motor juga menjadi bagian dari persoalan yang belum tuntas. Hingga kini, pihak korban yang belum membuat laporan resmi menyatakan masih menunggu itikad baik dari pelaku untuk mengganti kerugian atas kendaraan yang rusak.
Penyelidikan Masih Berjalan
Polres Jakarta Selatan menegaskan kasus ini belum berhenti dan masih dalam pengembangan. Pemeriksaan saksi, olah TKP, serta penelusuran identitas para pelaku menjadi fokus utama penyidik saat ini. Polisi juga membuka ruang bagi korban untuk membuat laporan agar penanganan bisa berjalan lebih lanjut sesuai prosedur.
Di tengah proses itu, kepolisian menempatkan perlindungan korban sebagai prioritas. Sementara itu, upaya mencari para pelaku terus dilakukan agar peristiwa penyerangan di Pasar Minggu ini tidak berhenti hanya sebagai laporan awal tanpa kejelasan.
Source link
