Redmi A7 Pro Resmi Masuk Pasar, Tawarkan Layar 120Hz dan Baterai 6.000mAh di Kelas Sejutaan
Xiaomi Indonesia kembali menggarap segmen ponsel murah dengan menghadirkan Redmi A7 Pro, perangkat terbaru yang menyasar pengguna muda yang membutuhkan layar mulus, daya tahan panjang, dan harga yang tetap ramah kantong. Di pasar hape sejutaan, kehadiran model ini langsung mencuri perhatian karena membawa spesifikasi yang biasanya jarang ditemui di kelas harga tersebut.
Layar Besar 6,9 Inci Jadi Daya Tarik Utama
Redmi A7 Pro hadir dengan layar 6,9 inci ber-refresh rate 120Hz, yang membuat aktivitas seperti membaca artikel, membuka media sosial, hingga menonton video terasa lebih halus. Xiaomi menempatkan sektor visual sebagai salah satu nilai jual utama, terutama bagi pengguna yang menghabiskan banyak waktu di smartphone untuk kebutuhan harian.
Selain tampilan yang lebih mulus, perangkat ini juga ditopang oleh Xiaomi HyperOS 3 untuk memberikan pengalaman penggunaan yang lebih nyaman dalam aktivitas sehari-hari. Di tengah persaingan ponsel entry-level, kombinasi layar besar dan sistem yang dioptimalkan menjadi pembeda yang cukup menonjol.
Baterai 6.000mAh untuk Pemakaian Lebih Lama
Di sisi ketahanan, Redmi A7 Pro dibekali baterai 6.000mAh yang diklaim mampu bertahan lebih dari dua hari dalam pemakaian normal. Kapasitas sebesar ini jelas menjadi nilai tambah bagi pengguna yang tidak ingin terlalu sering mencari colokan, terutama mereka yang aktif memakai ponsel untuk komunikasi, hiburan, dan akses internet sepanjang hari.
Harga Pre-Order dan Bonus Penjualan Perdana
Untuk varian online 4GB+64GB, Redmi A7 Pro ditawarkan dengan harga pre-order Rp1.499.000. Selama periode pre-order dan penjualan perdana, Xiaomi juga menyertakan bonus langganan Spotify Premium Standard gratis selama dua bulan. Ponsel ini tersedia melalui sejumlah platform online, termasuk Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, Blibli, Lazada, dan Akulaku.
Selain harga dan spesifikasi, Xiaomi juga menonjolkan dukungan perangkat lunak jangka panjang sebagai salah satu alasan perangkat ini layak dilirik. Perusahaan menjanjikan pembaruan sistem operasi hingga empat generasi serta patch keamanan selama enam tahun, sebuah komitmen yang memberi rasa aman bagi pengguna yang ingin memakai ponsel lebih lama tanpa khawatir soal pembaruan.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
