Apple Segarkan iPad Air dengan Chip M4, Fokus ke Performa dan Multitasking
Apple kembali menyentuh lini iPad Air, tetapi kali ini bukan lewat perubahan desain besar. Perangkat terbaru itu tampil nyaris sama seperti pendahulunya, namun membawa lompatan yang lebih terasa di bagian dalam: chip M4. Langkah ini menegaskan bahwa Apple kini lebih menaruh perhatian pada tenaga pemrosesan, konektivitas, dan kemampuan kerja harian ketimbang sekadar ubahan kosmetik.
Chip M4 dan RAM Lebih Besar Jadi Sorotan
Pembaruan paling penting ada pada penggunaan chip M4 yang menggantikan M3 di model sebelumnya. Apple juga membekali iPad Air terbaru dengan RAM 12GB, naik dari 8GB, sehingga perangkat ini lebih siap menangani multitasking yang lebih berat. Kombinasi tersebut membuat iPad Air terasa lebih relevan untuk pengguna yang mengandalkan banyak aplikasi sekaligus, terutama saat menjalankan iPadOS 26.
Di sisi konektivitas, Apple menyematkan chip jaringan internal N1 dan C1X untuk mendukung Wi-Fi, Bluetooth, Thread, dan jaringan seluler. Kehadiran dukungan Wi-Fi 7 juga menjadi nilai tambah, karena menawarkan koneksi yang lebih cepat dan stabil untuk kebutuhan kerja maupun hiburan.
Desain Tetap, Pengalaman Ditingkatkan
Meski performanya meningkat, Apple tidak mengubah banyak hal pada bagian fisik. Ukuran layar, kapasitas penyimpanan, konfigurasi speaker, dan kamera masih dipertahankan seperti sebelumnya. Artinya, pembaruan ini lebih menonjolkan efisiensi dan peningkatan pengalaman pakai ketimbang perubahan tampilan.
iPad Air M4 langsung hadir dengan iPadOS 26 yang menawarkan sistem multitasking lebih canggih serta pengelolaan jendela yang lebih fleksibel. Bagi pengguna yang membutuhkan tablet untuk kerja produktif, kombinasi hardware baru dan sistem operasi terbaru ini menjadi daya tarik utama.
Jadwal Rilis dan Ketersediaan
Pre-order iPad Air M4 dibuka mulai 4 Maret di Amerika Serikat, sementara penjualan di toko dijadwalkan mulai 11 Maret. Dengan pembaruan yang berfokus pada performa inti, Apple tampaknya ingin menjaga posisi iPad Air sebagai tablet serbaguna yang tetap kompetitif di kelasnya, tanpa harus mengubah identitas desain yang sudah dikenal.
Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.
