Xiaomi resmi membawa Redmi A7 Pro ke pasar Indonesia dan perangkat ini kini sudah bisa dibeli di toko offline. Di kelas entry-level, ponsel ini diposisikan sebagai perangkat serbaguna yang menyasar anak muda dengan kebutuhan harian yang makin padat, terutama di momen Ramadan ketika aktivitas digital biasanya ikut meningkat.
Fokus ke kamera 50MP dan kebutuhan harian
Mengusung konsep “Serba Bisa, Serba Pro”, Redmi A7 Pro menawarkan kombinasi kamera, layar, performa, dan daya tahan baterai sebagai nilai jual utama. Marketing Director Xiaomi Indonesia, Andi Renreng, menyebut perangkat ini dirancang agar mengikuti ritme pengguna yang semakin fleksibel. Kamera utama 50MP menjadi sorotan karena ditujukan untuk mendukung pembuatan konten review, dokumentasi momen Ramadan, hingga foto-foto kegiatan sehari-hari.
Layar lega, baterai besar, dan siap dipakai lama
Dari sisi tampilan, Redmi A7 Pro dibekali layar 6,9 inci dengan refresh rate 120Hz agar scrolling di TikTok, Instagram, dan YouTube terasa lebih mulus. Xiaomi juga menyematkan fitur perlindungan mata untuk penggunaan yang lebih nyaman dalam waktu panjang. Tingkat kecerahan hingga 800 nits membuat layar tetap terbaca saat dipakai di luar ruangan.
Untuk daya tahan, baterai 6.000mAh diklaim mampu menemani pemakaian hingga dua hari. Dukungan 15W fast charging disiapkan agar pengisian daya tidak terlalu lama, sementara Xiaomi HyperOS 3 hadir untuk membantu multitasking berjalan lebih lancar.
Harga dan varian di Indonesia
Redmi A7 Pro dijual mulai Rp1.649.000 untuk varian 4GB/64GB, sementara model 4GB/128GB dibanderol Rp1.799.000. Xiaomi menyebut perangkat ini tersedia melalui berbagai kanal penjualan resmi, baik online maupun offline. Source link
