Wanita yang Berusaha Akhiri Hidupnya di Sekitar Istana: Kisah dan Penyembuhan

Date:

Wanita yang Berusaha Akhiri Hidup di Sekitar Istana Masih Dirawat, Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan Psikologis

Kasus seorang wanita berinisial JS yang diduga berupaya mengakhiri hidupnya di sekitar Istana Presiden kini masih ditangani medis di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Peristiwa yang terjadi pada Minggu, 22 Maret itu langsung mendapat respons petugas di lapangan, sebelum korban dibawa untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan petugas saat kejadian berupaya menenangkan korban agar tidak mengambil keputusan yang membahayakan diri sendiri. Setelah situasi dinilai lebih kondusif dan korban dianggap kooperatif, JS dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk menjalani pemeriksaan kesehatan awal sebelum akhirnya dirujuk ke RSCM.

Penanganan awal dilakukan di lokasi kejadian

Menurut Reynold, langkah pertama yang dilakukan petugas adalah memastikan keselamatan korban. Pendekatan yang diambil bukan hanya pengamanan, tetapi juga menenangkan korban agar situasi tidak berkembang lebih buruk. Dari sana, korban kemudian dipindahkan untuk penanganan yang lebih terarah.

Di Polres Metro Jakarta Pusat, korban menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum tim medis mengambil alih penanganan lanjutan. Proses itu dilakukan agar kondisi fisik dan psikis JS bisa dipantau dengan lebih menyeluruh.

RSCM lakukan pemeriksaan lanjutan dan psikologi

Hingga kini, JS masih berada dalam perawatan intensif di RSCM. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memastikan pemeriksaan lanjutan, termasuk evaluasi psikologis yang dinilai penting dalam kasus seperti ini.

Meski video kejadian yang beredar sempat memunculkan dugaan bahwa korban sedang mengalami depresi, polisi menegaskan penyebab pasti dari tindakan tersebut belum dapat dipastikan. Karena itu, fokus utama saat ini adalah pemulihan korban dan hasil pemeriksaan medis maupun psikologis yang sedang berlangsung.

Kasus yang menuntut penanganan hati-hati

Reynold menekankan bahwa kejadian ini menjadi pengingat bahwa situasi yang berkaitan dengan dorongan menyakiti diri sendiri tidak bisa ditangani secara tergesa-gesa. Dibutuhkan ketenangan, kesabaran, dan kerja sama antara aparat serta tenaga medis agar korban bisa mendapat perlindungan yang tepat.

Dengan kondisi JS yang masih dirawat, kepolisian kini menunggu perkembangan dari tim dokter RSCM untuk mengetahui langkah berikutnya. Source link

Share post:

Subscribe

Popular

Terbaru
Terbaru

Poco C81 Pro: Performa Stabil untuk Gaming

POCO C81 Pro: Pilihan Smartphone Gaming dengan Performa Stabil POCO...

Pentingnya Kemdiktisaintek dalam Menjaga Mutu Pendidikan Tinggi

Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi di Indonesia Pendidikan tinggi di Indonesia...

Motor Wartawan Hilang di Kantor Kemenko Polkam: Kejadian Mengejutkan

Sepeda Motor Wartawan Hilang Saat Meliput di Kantor Kemenko...

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS: Tanggapan Terhadap Ancaman Aneksasi Trump

Greenland Menolak Proyek Eksplorasi Minyak Perusahaan AS Mesin-mesin pengeboran yang...