Wakil Bupati Pangandaran Resmi Bergabung dengan Partai PSI
Manuver politik mengejutkan terjadi di Kabupaten Pangandaran ketika Wakil Bupati Pangandaran, Ino Darsono, secara resmi menyatakan bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Keputusan bergabungnya Ino Darsono ke PSI dikonfirmasi oleh Ketua DPD PSI Kabupaten Pangandaran, Yayan Sugiyantoro, setelah pertemuan Ino dengan Joko Widodo di Solo, Jawa Tengah.
Ino Darsono Memilih PSI setelah Pertemuan dengan Jokowi
Mengutip pernyataan dari Ketua DPD PSI, Yayan Sugiyantoro, komunikasi antara PSI dan Ino Darsono telah berlangsung intens selama dua pekan terakhir. Pertemuan penting antara Ino dan Jokowi di Solo menjadi pemicu penting bagi keputusan besar ini. Dalam pernyataannya, Ino Darsono juga menegaskan pilihannya untuk bergabung dengan PSI setelah cukup lama berada di luar lingkup partai politik.
Dalam video yang beredar di media sosial, Ino Darsono menyatakan bahwa keputusannya bergabung dengan PSI difasilitasi oleh Abang Ijo Hapidin, Ketua DPW PSI Jawa Barat, dan Ketua DPD PSI Pangandaran. Ia juga mengungkapkan rasa kagumnya kepada Jokowi, yang menjadi salah satu alasan kuat di balik memilih PSI sebagai wadah politiknya.
Perubahan Peta Politik di Kabupaten Pangandaran
Keputusan Ino Darsono untuk bergabung dengan PSI telah mengubah dinamika politik di Kabupaten Pangandaran. Sebagai Wakil Bupati dari Citra Pitriyami yang berkoalisi pada Pilkada 2024, kemungkinan koalisi tersebut akan menghadapi perubahan seiring dengan keputusan politik Ino Darsono.
Dengan membawa pengalaman dan dukungan politiknya ke dalam PSI, peran Ino Darsono akan terus dipantau dan dapat memengaruhi arah politik di Kabupaten Pangandaran ke depan. Bergabungnya seorang pejabat tinggi seperti Wakil Bupati ke dalam PSI juga menciptakan tekanan politik yang baru di level lokal.
