Komplotan Pelaku Pelemparan Bom Molotov di Koja Teridentifikasi
Kepolisian berhasil mengidentifikasi komplotan pelaku pelemparan bom molotov yang terjadi di kawasan Koja, Jakarta Utara. Kapolsek Koja, Kompol Andry Suharto, mengungkapkan bahwa identitas pelaku utama berinisial M beserta rekannya sudah diketahui dan saat ini dalam proses pengejaran oleh petugas.
Menurut Andry, peristiwa itu dipicu oleh masalah asmara antara pelaku M dengan mantan istrinya yang bernama R. Kemarahan M dipicu oleh cemburu karena mantan istrinya telah menjalin hubungan dengan pria lain. Namun, aksi pelemparan bom molotov yang dilakukan oleh M sebenarnya tidak ditujukan kepada keluarga mantan istrinya, tetapi malah kepada pamannya berinisial K. Padahal, K sama sekali tidak terlibat dalam konflik asmara tersebut.
Motif dan Kronologi Peristiwa
Peristiwa tragis itu berawal ketika M mendatangi kediaman pamannya sambil membawa bom molotov. Dia langsung melemparkan bom tersebut ke arah K yang sedang duduk bermain ponsel. Keberuntungan buruk dialami oleh seorang ibu yang sedang melintas dengan sepeda motor di lokasi tersebut. Bukan menjadi target pelemparan, sang ibu terjatuh dari sepeda motor karena terkejut.
Andry menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa atau luka bakar yang terjadi akibat peristiwa tersebut. Meskipun kendaraan ibu tersebut mengalami kerusakan ringan akibat terjatuh, bukan karena terkena dampak langsung bom molotov yang dilemparkan.
Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan terkait peristiwa pelemparan bom molotov tersebut. Budi Hermanto selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa kejadian itu terjadi di Jalan Mandiri II, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.
