Keluarga Dukung Proses Hukum Terhadap Pelaku Pembunuhan Istri di Tambora
Keluaraga Korban Siapkan Keberanian Hadapi Kebenaran
Keluarga pria berinisial ES (30) yang menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap istrinya R (40) di Tambora, Jakarta Barat, mendukung proses penegakan hukum terhadap pelaku. Adik pelaku, Tasya, menyatakan bahwa keluarga siap menghadapi kebenaran dan mempercayakan kasus ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian.
Kerusuhan Dalam Rumah Tangga yang Berujung Tragis
Tasya juga menjelaskan bahwa sebelum kejadian tragis tersebut, korban sering kali mengalami kekerasan fisik dari sang suami. Bahkan, korban pernah meninggalkan rumah karena disiksa hingga tubuhnya penuh dengan memar. Perselisihan antara pasangan suami istri ini diduga dipicu oleh masalah ekonomi yang dialami keluarga.
Detik-detik Penemuan Korban yang Mengejutkan
Kematian korban terungkap setelah kedua anak korban melaporkan kehadiran Tasya, adik pelaku. Mereka mengungkapkan bahwa ibu mereka telah tewas dan diikat oleh ayah mereka di ruang tamu. Tanggapan cepat dari Tasya dan Ketua RT setempat membawa polisi ke lokasi kejadian, di mana korban ditemukan telah meninggal dunia dengan kondisi leher terikat kain seprai.
Polisi juga mengungkap bahwa motif pembunuhan ini diduga dipicu oleh keributan dalam rumah tangga terkait penggunaan narkotika oleh suami. ES (30) ditangkap oleh polisi setelah aksi pembunuhan sadis tersebut.
