Anak Muda Papua Harus Menjadi Pelopor Perubahan
Dalam sebuah Diskusi Publik bertajuk “Suara Anak Muda Papua” di Timika, Prayoga menekankan pentingnya anak muda sebagai pelopor perubahan. Menurutnya, Papua memiliki potensi besar untuk maju, tetapi masih dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti kesenjangan pembangunan, akses pendidikan yang belum merata, dan rendahnya partisipasi dalam pengambilan keputusan.
Partisipasi Anak Muda Diperlukan untuk Kemajuan Papua
Anak muda Papua tidak hanya diharapkan sebagai pewaris masa depan, tetapi juga sebagai penentu arah perubahan hari ini. Prayoga memandang bahwa pembangunan Papua tidak hanya tanggung jawab pemerintah semata, melainkan juga memerlukan partisipasi aktif dari generasi muda dalam segala aspek kehidupan.
Ia menyoroti pentingnya perdamaian di Papua sebagai landasan untuk menciptakan rasa aman, keadilan, dan saling menghormati di tengah keberagaman. Prayoga juga mengajak anak muda untuk menggunakan media sosial secara positif dan edukatif, serta menghindari penyebaran informasi yang bersifat merugikan.
Suara Anak Muda Sebagai Suara Perubahan
Partisipasi politik generasi muda pun harus melampaui hak pilih dalam pemilu. Anak muda juga diminta untuk aktif dalam mengawal jalannya pemerintahan dengan kritik yang objektif dan konstruktif. Prayoga berharap agar semakin banyak anak muda Papua yang berani mengambil peran sebagai pemimpin, akademisi, pengusaha, peneliti, atau aktivis sosial demi memperkuat sumber daya manusia Papua dan mempercepat pembangunan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan.
